Emas atau Perak? Tips Memilih Aksesoris Sesuai Undertone

  • 24 Jan 2026 13:56 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Memilih aksesoris sering kali dianggap tergantung selera atau tren semata. Padahal, ada sebuah hal yang kerap kali dilupakan saat memilih aksesoris selain model dan harga.

Undertone merupakan hal penting yang harus diperhatikan sehingga aksesoris yang dipilih bisa terlihat menyatu dengan kulit dan mendukung penampilan. Undertone merupakan warna dasar kulit yang tidak berubah meskipun warna kulit terlihat lebih terang atau gelap.

Secara umum, undertone terbagi menjadi tiga jenis, yaitu warm (hangat), cool (dingin), dan neutral (netral). Untuk mengetahui undertone kulit, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan.

Cara yang paling mudah untuk dilakukan yaitu dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan, di mana warna hijau menandakan undertone warm, biru atau ungu menunjukkan undertone cool, dan campuran keduanya menandakan undertone neutral. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mencoba perhiasan emas dan perak, lalu melihat mana yang paling menyatu dengan kulit dan membuat kulit terlihat cerah.

Bagi pemilik undertone warm yang cenderung memiliki rona kekuningan atau keemasan, aksesori berwarna emas kuning dan rose gold menjadi pilihan yang tepat. Warna earthy seperti cokelat, krem, dan olive juga dapat memberikan kesan hangat dan menyatu. Sebaliknya, perak dengan nuansa dingin sering kali membuat kulit undertone warm tampak kurang segar.

Sementara itu, undertone cool yang biasanya memiliki rona pink atau kemerahan lebih cocok menggunakan aksesori perak atau white gold. Batu berwarna dingin seperti biru, ungu, atau emerald dapat membantu menyeimbangkan warna kulit. Penggunaan emas kuning pekat pada undertone ini justru berpotensi membuat tampilan terlihat kusam.

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, pemilik undertone neutral memiliki fleksibilitas lebih dalam memilih aksesori. Emas maupun perak sama-sama dapat digunakan, sehingga fokus bisa dialihkan pada model, tekstur, dan kesesuaian dengan busana. Meski demikian, kesalahan umum seperti mengikuti tren tanpa mempertimbangkan undertone atau memadukan terlalu banyak warna aksesori tetap perlu dihindari.

Memilih aksesoris bukan soal mahal atau tidak, melainkan soal kesesuaiannya. Dengan memahami undertone kulit, siapa pun bisa tampil lebih percaya diri dan terlihat effortless dalam berbagai gaya, tanpa harus mengikuti tren secara berlebihan.

Baca juga: Toxic Productivity, Saat Produktif Jadi Berbahaya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....