HIPMI PT Kalbar Siap Lahirkan Pengusaha Muda Berbasis Potensi Lokal
- 07 Jul 2026 14:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Kalimantan Barat (HIPMI PT Kalbar) memasuki babak baru setelah kembali diaktifkan dan melantik kepengurusan baru pada Februari 2026. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bintang Nugrah Pratama, organisasi ini menargetkan menjadi wadah lahirnya pengusaha muda yang mampu mengembangkan potensi daerah melalui inovasi dan kewirausahaan.
Dalam program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) RRI Pro 1 Pontianak, Senin, 06 Juli 2026, Bintang mengatakan, fokus utama kepengurusan saat ini adalah membangun fondasi organisasi yang kuat setelah lama vakum.
"HIPMI Perguruan Tinggi Kalimantan Barat sebenarnya sudah lama vakum. Maka di kepengurusan ini kami ingin membangun kembali fondasi organisasi dan menjadikannya wadah yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar serta mengembangkan potensi kewirausahaan," ujar Bintang.
Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya hadir untuk menghapus stigma bahwa HIPMI hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah memiliki usaha atau berasal dari keluarga pengusaha.
"Kami ingin mengubah citra itu. Bahkan teman-teman yang belum memiliki usaha pun kami ajak bergabung. Di sini mereka bisa belajar, bertukar pengalaman, dan mengembangkan potensi bersama," katanya.
Selama empat bulan pertama kepengurusan, HIPMI PT Kalbar lebih memprioritaskan pembentukan struktur organisasi di berbagai perguruan tinggi sebelum menjalankan program berskala besar.
Saat ini, HIPMI PT Kalbar telah melantik kepengurusan di tujuh kampus, yakni Universitas Tanjungpura, Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas PGRI Pontianak, IAIN Pontianak, Poltekkes Kemenkes Pontianak, dan Universitas Terbuka Sanggau.
"Fokus kami saat ini memperkuat akar rumput terlebih dahulu. Kalau fondasi organisasi sudah kuat, maka program-program besar akan lebih mudah dijalankan," jelasnya.
Sementara, Sekretaris Umum HIPMI PT Kalbar, Muhammad Haikal Al Idrus, mengatakan salah satu program unggulan yang tengah dipersiapkan adalah Business Plan Competition bagi mahasiswa.
Kompetisi tersebut tidak hanya mencari ide bisnis terbaik, tetapi juga akan disertai coaching dan mentoring dari para pengusaha yang tergabung dalam HIPMI.
"Kami ingin mahasiswa melihat bahwa bergabung di HIPMI memberikan manfaat nyata. Karena itu kami akan menghadirkan Business Plan Competition yang dilengkapi pembinaan agar ide bisnis mereka benar-benar bisa berkembang," ujar Haikal.
Ia menambahkan, komunikasi yang intens dengan seluruh pengurus kampus menjadi kunci agar organisasi tetap solid.
"Saya berusaha membangun komunikasi secara aktif dengan seluruh ketua HIPMI PT di kampus. Kami ingin semua merasa memiliki organisasi ini sehingga setiap keputusan lahir dari kebersamaan," katanya.
Selain membangun organisasi internal, HIPMI PT Kalbar juga menggandeng para Ketua BPC HIPMI di kabupaten dan kota sebagai mentor bagi mahasiswa.
Menurut Bintang, para pengusaha senior akan membimbing mahasiswa mulai dari penyusunan business plan, perencanaan keuangan, hingga strategi pengembangan usaha.
"Kami tidak perlu mencari mentor jauh-jauh karena di HIPMI sudah banyak pengusaha sukses. Mereka siap mendampingi adik-adik mahasiswa agar mampu membangun usaha secara profesional," ujarnya.
HIPMI PT Kalbar juga mulai menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya bersama BNI dalam mendorong digitalisasi transaksi di lingkungan kampus.
Program tersebut menyasar sekitar 100 kantin dan pelaku UMKM kampus untuk memanfaatkan pembayaran digital melalui QRIS.
"Kami ingin program yang dibuat tidak hanya bersifat seremonial. Walaupun sederhana, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha di lingkungan kampus," kata Bintang.
Optimistis Potensi Kalbar Mampu Lahirkan Pengusaha Baru
Bintang menilai Kalimantan Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, hingga hilirisasi komoditas. Karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam mengembangkan bisnis.
"Teknologi bukan ancaman, justru menjadi peluang besar. Anak muda harus mampu memanfaatkan media digital dan AI untuk memperluas pasar serta meningkatkan daya saing usaha," ujarnya.
Sementara itu, Haikal berharap kepengurusan HIPMI PT Kalbar mampu melahirkan generasi entrepreneur yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Harapan kami, HIPMI PT Kalbar menjadi tempat bertumbuh bagi mahasiswa hingga nantinya menjadi pengusaha muda yang mampu memberikan manfaat bagi Kalimantan Barat," tutup Haikal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....