Pedagang Mainan Warnai Sholat Iduladha 1447 H di Alun-Alun Kapuas Pontianak

  • 27 Mei 2026 08:48 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pelaksanaan Sholat Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Alun-Alun Kapuas berlangsung khidmat dan penuh warna pada Rabu, 27 Mei 2026 pagi. Jamaah memadati kawasan ruang terbuka publik tersebut untuk menunaikan salat hari raya bersama keluarga.

Meski cuaca sempat diguyur gerimis ringan, antusiasme masyarakat tidak surut. Jamaah terlihat datang membawa sajadah, payung, hingga tikar plastik untuk menghindari genangan air di sejumlah titik lapangan. Suasana religius berpadu dengan hiruk-pikuk aktivitas warga yang memanfaatkan momentum Iduladha sebagai ajang silaturahmi keluarga.

Tak hanya dipenuhi jamaah, kawasan Alun-Alun Kapuas juga diramaikan oleh para pedagang musiman. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah deretan pedagang mainan anak-anak yang menjajakan berbagai barang seperti balon karakter.

Anak-anak yang datang bersama orang tua tampak antusias mendatangi lapak-lapak sederhana di sekitar area salat usai pelaksanaan ibadah. Kondisi tersebut dimanfaatkan para pedagang untuk meraup rezeki tambahan pada momentum hari besar keagamaan tersebut.

Salah seorang pedagang mainan, Asep Kurniawan, mengaku sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan lokasi strategis berjualan. Pria asal Pontianak itu mulai membuka lapaknya sejak pukul 05.00 WIB.

“Kalau hari raya seperti ini memang ramai. Anak-anak biasanya habis salat langsung minta dibelikan mainan sama orang tuanya. Alhamdulillah, meski tadi sempat gerimis, pembeli tetap banyak,” ujar Asep saat ditemui di sela aktivitas berjualannya.

Menurut Asep, momentum Iduladha menjadi salah satu kesempatan terbaik bagi pedagang musiman untuk meningkatkan pendapatan. Ia mengaku membawa ratusan jenis mainan dengan harga bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.

“Yang paling laku balon karakter dan pistol gelembung. Anak-anak suka karena warnanya menarik. Biasanya kalau ramai seperti ini bisa habis banyak,” katanya.

Selain pedagang mainan, kawasan sekitar Alun-Alun Kapuas juga dipenuhi penjual makanan ringan, hingga penjual aksesoris. Kehadiran mereka menambah semarak suasana Iduladha di pusat Kota Pontianak.

Di sisi lain, aparat keamanan dan petugas kebersihan terlihat berjaga dan berkeliling untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan nyaman. Sejumlah petugas juga membersihkan sampah plastik dan sisa alas koran yang ditinggalkan jamaah setelah salat selesai.

Salah seorang jamaah, Rudi Hartono, mengatakan pelaksanaan Sholat Iduladha tahun ini terasa lebih meriah karena dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah di Pontianak. Menurutnya, suasana kebersamaan menjadi nilai penting dalam perayaan hari raya kurban.

“Meski cuaca gerimis, masyarakat tetap semangat datang salat berjamaah. Suasananya hangat dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Pelaksanaan Sholat Iduladha 1447 H di Alun-Alun Kapuas pun tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menghadirkan denyut ekonomi rakyat kecil. Para pedagang musiman turut merasakan berkah hari raya di tengah ramainya masyarakat yang memadati kawasan ikon tepian Sungai Kapuas tersebut.

Baca juga: Gerimis Tak Surutkan Jamaah Padati Salat Iduladha 1447 H di Alun-Alun Kapuas

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....