Tiga Kecelakaan Terjadi Selama Mudik Lebaran, SAR Pontianak: Utamakan Keselamatan

  • 25 Mar 2026 14:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, tercatat tiga kecelakaan di wilayah perairan. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Landak.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengimbau para pemudik agar lebih mengutamakan keselamatan selama perjalanan, baik melalui jalur darat maupun perairan.

Ia menegaskan, tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran harus diimbangi dengan kewaspadaan dan persiapan yang matang guna meminimalisir risiko kecelakaan.

‎"Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan mudik. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan yang berlaku," ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.

‎SAR Pontianak pun membagikan sejumlah langkah penting yang perlu diperhatikan pemudik. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat, hingga mempersiapkan perlengkapan darurat seperti kotak P3K dan alat komunikasi.

‎Selain itu, kondisi fisik pengemudi juga menjadi faktor penting. Pemudik diingatkan untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam keadaan lelah atau mengantuk, serta disarankan beristirahat secara berkala selama perjalanan.

‎Dalam perjalanan, masyarakat diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Kewaspadaan terhadap kondisi cuaca juga menjadi hal yang tak kalah penting, terutama potensi hujan, banjir, hingga jalur rawan longsor.

‎Khusus bagi pengguna transportasi air, SAR Pontianak menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket), tidak melebihi kapasitas angkut, serta selalu mengikuti arahan petugas di pelabuhan.

‎Selain itu, pemudik juga diminta untuk selalu menginformasikan rencana perjalanan kepada keluarga, menyimpan nomor darurat, serta segera melapor apabila terjadi situasi yang membahayakan.

‎"Dalam kondisi darurat, tetap tenang dan utamakan keselamatan diri serta penumpang, lalu segera hubungi layanan bantuan," tambah Junetra.

‎SAR Pontianak menegaskan, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat saat Lebaran, kesadaran dan kedisiplinan menjadi kunci utama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

‎Sebagai bentuk kesiapsiagaan, SAR Pontianak membuka layanan darurat 24 jam yang dapat diakses melalui nomor 115, guna memberikan bantuan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Landak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....