Camat Batu Ampar Minta Operator Speedboat Segera Normalkan Harga Tiket
- 26 Mar 2026 13:40 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Arus balik mudik Lebaran di wilayah pesisir Kabupaten Kubu Raya di keluhan masyarakat, khususnya trayek speedboat dari Desa Padang Tikar - Rasau Jaya maupun dari Desa Batu Ampar - Rasau Jaya.
Pasalnya, harga tiket speedboat jurusan dua desa di Kecamatan Batu Ampar tersebut hingga kini masih tinggi dan belum juga mengalami penurunan, meski harga bahan bakar minyak (BBM) disebut telah kembali normal dengan kisaran harga antara Rp13.000 sampai Rp15.000/liter. Kondisi tersebut dikeluhkan Camat Batu Ampar Alfian karena banyaknya warga yang bergantung pada transportasi laut sebagai satu-satunya akses mobilitas wilayah pesisir, terutama saat arus balik usai perayaan Hari Raya Idulfitri.
Alfian mengatakan, kenaikan tarif sebesar Rp160 ribu hingga Rp200 ribu terjadi sejak menjelang Lebaran masih diberlakukan hingga saat ini. Sebagaimana diketahui, harga normal speed boat trayek Padang Tikar-Rasau biasanya hanya Rp130 ribu. Kenaikan itu dinilai sangat memberatkan calon penumpang.
“Kami minta kepada pemilik maupun pengelola trayek speedboat agar bisa menekan dan menurunkan harga speedboat dari dua jurusan ini, karena banyak penumpang yang mengaku keberatan atas kenaikan harga tiket," kata Alfian, Kamis, 26 Maret 2026.
Alfian mengungkapkan, saat ini memasuki arus balik mudik, jadi masyarakat sangat membutuhkan transportasi dengan tarif yang wajar. Menurutnya, masyarakat pesisir tidak memiliki banyak pilihan transportasi selain jalur laut, sehingga lonjakan tarif berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kebutuhan harian warga.
Karena itu, Alfian mendesak Dinas Perhubungan melakukan pengawasan serta penegakan aturan terhadap operator yang menaikkan tarif secara sepihak.
“Kami berharap pemikik maupun operator trayek speedboat agar berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya untuk menentukan tarif speedboat untuk dari Rasau Jaya ke Kecamatan Batu Ampar supaya masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi yang adil dan terjangkau,” ujar Alfian, mengharapkan.
Sementara itu, salah satu warga Desa Batu Ampar Ary berharap, ada tindakan nyata dari petugas perhubungan untuk menertibkan harga tiket. "Harapan kami sederhana, ongkos bisa kembali normal,” ucap Ary, mengaharapkan.
Karena kebanyakan warga mempertanyakan alasan tarif yang masih tinggi, sementara pasokan BBM disebut sudah stabil. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan pengawasan langsung di lapangan, terutama di momentum arus balik mudik yang mobilitas masyarakatnya meningkat signifikan.
Masyarakat pesisir berharap langkah cepat segera diambil agar trayek Padang Tikar–Rasau Jaya dan Bat Ampar - Rasau Jaya kembali berjalan dengan tarif normal, sehingga arus balik mudik dapat berlangsung lancar tanpa membebani penumpang.
Baca juga: Stok Mulai Menipis, Camat Batu Ampar Ajukan Penambahan Pendistribusian BBM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....