Tanaman Cabai Rusak Akibat Hujan Picu Kenaikan Harga

  • 29 Des 2024 21:40 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Tanaman cabai banyak yang rusak akibat curah hujan tinggi picu kenaikan harga berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Minggu (29/12/2024).

Untuk Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Ori 212 harga Rp54.000 naik Rp8.000 menjadi Rp62.000 per kilogram, Asmoro 043 dengan harga Rp53.000 naik Rp9.000 menjadi Rp62.000per kilogram. Sementara cabai lokal Kediri harga Rp48.000 naik Rp9.000 menjadi Rp57.000 per kilogram dan cabai Bhaskara Rp45.000 naik Rp3.000 menjadi Rp48.000 per kilogram.

“Tanaman cabai banyak yang rusak karena curah hujan tinggi, panen saat ini di dataran rendah yang tidak mampu menyerap air hujan akhirnya produksi menurun,” ucap Suyono Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri.

Harga Cabai Merah Keriting untuk varietas Boos Tavi dengan harga Rp42.000 per kilogram dan Sibad diharga Rp40.000 per kilogram.

Untuk harga Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada MK harga Rp30.000 per kilogram dan Imola dengan harga Rp29.000 per kilogram.

Pengiriman Jabodetabek cabai merah besar 3 Ton, serapan untuk industri cabai rawit 5 Ton, cabai keriting 4 Ton dan cabai besar 2 Ton. Sedangkan pengiriman cabai rawit ke Kalimantan nihil.

Pasokan Cabai Rawit Merah dari lokal Kediri, Banyuwangi, Blitar, Jateng 13 Ton, untuk pasokan Cabai Merah Besar dari Kediri sebanyak 12 Ton dan Cabai Merah Keriting berasal dari wilayah Kediri, Nganjuk, Blitar sebanyak 7 Ton.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....