Tim Inflasi Daerah Pantau Stok dan Harga Pangan
- 26 Des 2024 20:49 WIB
- Nabire
KBRN.Nabire: Tim pengendalian inflasi Daerah Kabupaten Nabire bersama Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, melaksanakan pemantauan stok bahan pangan pokok di beberapa lokasi di Nabire.

Untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga pangan di Kabupaten Nabire terutama jelang Natal dan Tahun Baru, maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Nabire bersama Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, melaksanakan pemantauan stok bahan pangan pokok di beberapa penjual daging, peternak dan pemasok yang ada di Nabire.

Kepala Dinas Ketahanan Kabupaten Nabire Yasor Victor Sawo, SP.,M.Si kepada RRI Di ruang Kerjanya Jumat, (20/12/2024) mengatakan hal ini dilakukan berdasarkan informasi pasar, bahwa ada beberapa komoditi yang cenderung untuk mengalami kenaikan harga, jelang Natal dan Tahun Baru diantaranya daging Sapi, daging Ayam maupun daging babi, bawang merah, dan bawang putih.

“Sedangkan khusus untuk komoditi lainnya seperti, beras, tepung terigu, gula, minyak goreng dan sayur mayur masih stabil, baik stoknya maupun harga. Yang masih dapat di jangkau oleh masyarakat. Sementara itu untuk pantauan daging ayam beku, yang ada di salah satu pemasok, haji Waluyo, Karang Mulia Nabire, saat ini cukup tersedia hingga tahun baru nanti sebanyak 200 Ton,"ucapnya.
Yasor Victor Sawo lanjut menjelaskan terkait dengan ketersediaan telur ayam, pihaknya telah memantau langsung ke peternak dalam hal ini perusahan peternak ayam petelur terbesar yang ada di Kabupaten Nabire yakni PT Zoom Kampung Bumi Raya SP 1 Distrik Nabire Barat.
“Saat ini stok, produksi telur menurun, yang biasanya rata-tata perhari di mendapatkan 500 ikat, namun untuk saat ini hanya mampu memproduksi100 ikat, hal ini tentunya di nilai mengalami penurunan, Namun di pihak lain, telur yang di datangkan dari Surabaya untuk saat ini cukup tersedia, dengan harga per rak 70 ribu, sedangkan untuk telur lokal 65 ribu per rak,"ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....