Pertumbuhan Ekonomi Sultra Triwulan III Alami Pertumbuhan

  • 23 Des 2024 18:07 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis Pertumbuhan ekonomi regional Sulawesi Tenggara pada triwulan III-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,24 persen dari tahun ke tahun (yoy).

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra Syarwan mengungkapkan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2024 mencapai Rp47,94 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp28,78 triliun.

“Dimana kondisi harga - harga barang tetap terjaga dengan inflasi di angka 1,05 persen dari tahun ke tahun (yoy), didorong oleh kenaikan indeks kelompok pengeluaran yaitu, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, kelompok pendidikan, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,” ungkap Syarwan di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra, Senin (23/12/2024)

Untuk Perkembangan APBN regional Sulawesi Tenggara sampai dengan 30 November 2024 ungkap Syarwan memberikan catatan yang bagus karena belanja negara tumbuh positif sebesar 8,00 persen, dan pendapatan negara juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,17 persen dibanding periode yang saman tahun lalu.

“Jadi capaian ini akan terus didorong dan dioptimalkan untuk mendukung peran APBN bagi masyarakat, realisasi pendapatan negara mencapai Rp4.938,91 miliar atau 86,13 persen dari target pendapatan 2024, dan realisasi belanja negara mencapai Rp24.221,72 miliar atau 86,58 persen di sisa triwulan IV tahun ini,” ungkapnya.

Syarwan menambahkan Secara keseluruhan, capaian APBN Regional Sulawesi Tenggara sampai dengan 30 November 2024 dan dukungan pembiayaan KUR dan UMi telah terlaksana dengan baik, Pendapatan negara terakselerasi didukung kenaikan hampir seluruh komponen dan Belanja negara yang tumbuh positif akan terus didorong agar pertumbuhan ekonomi regional dapat terakselerasi melalui APBN yang dikelola dengan penuh kehati-hatian.

“Sehingga pelaksanaan APBN regional yang baik akan memberikan dampak yang lebih besar kepada sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ungkapnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....