Ancaman Kekeringan terhadap Produktivitas Pertanian

  • 03 Sep 2026 08:00 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kekeringan menjadi salah satu ancaman serius bagi produktivitas pertanian. Keterbatasan ketersediaan air dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, mengurangi hasil panen, serta meningkatkan risiko kerugian bagi petani. Kondisi tersebut menjadi pembahasan dalam program Tanggap Bencana Kentongan Pro 1 Kendari, Selasa, 1 September 2026.

Program tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun, M.Sc., Agric., Ketua PERHIMPI Sultra, sebagai narasumber. Pembahasan berfokus pada dampak kekeringan terhadap sektor pertanian serta langkah antisipasi yang dapat dilakukan untuk menjaga produktivitas lahan.

Dalam perbincangan tersebut, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun, M.Sc., Agric. menjelaskan kekeringan dapat mengurangi ketersediaan air bagi tanaman. Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama pada komoditas yang membutuhkan pasokan air cukup selama masa pertumbuhan.

Ancaman kekeringan juga dapat memengaruhi waktu tanam dan pola budidaya petani. Perubahan kondisi musim membuat perencanaan kegiatan pertanian perlu dilakukan secara lebih cermat dengan mempertimbangkan informasi cuaca dan iklim.

Upaya menghadapi kekeringan membutuhkan strategi yang tepat, mulai dari pengelolaan sumber daya air, efisiensi penggunaan air, pemilihan varietas tanaman yang sesuai, hingga penyesuaian pola tanam dengan kondisi musim.

Pemanfaatan informasi cuaca dan iklim juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko pertanian. Informasi tersebut dapat membantu petani menentukan waktu tanam, mengatur kebutuhan air, serta mempersiapkan langkah antisipasi ketika potensi kekeringan mulai meningkat.

Kolaborasi antara petani, pemerintah, akademisi, serta lembaga terkait diperlukan untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian. Kesiapsiagaan dan perencanaan sejak dini dapat membantu mengurangi dampak kekeringan terhadap hasil produksi.

Melalui program Tanggap Bencana Kentongan Pro 1 Kendari, masyarakat mendapatkan informasi mengenai ancaman kekeringan dan dampaknya terhadap produktivitas pertanian. Pemahaman mengenai kondisi cuaca, pengelolaan air, dan strategi adaptasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah perubahan kondisi iklim.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....