PVMBG Ingatkan Potensii Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi

  • 23 Des 2024 15:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya mengingatkan,potensi banjir lahar dingin di sekitar Gunung Merapi, Jawa Tengah. Perihal ini, curah hujan tinggi dapat memperbesar risiko bencana sekunder seperti aliran lahar dingin tersebur.

"Wilayah sungai berhulu di puncak Merapi harus diwaspadai karena potensi bahaya banjir lahar dingin. Sungai dengan aliran deras saat hujan dapat membawa material vulkanik yang mengancam pemukiman di sekitar Lembah,” kata Hadi dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Senin (23/12/2024).

Selain itu, kata Hadi, hujan abu juga menjadi ancaman serius yang memengaruhi kesehatan masyarakat dan aktivitas harian mereka. "Kami mengimbau warga untuk menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari hujan abu," ucapnya.

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang masih tinggi membuat pendakian tetap ditutup untuk sementara waktu. Status gunung berada di level 2, dan evaluasi dilakukan setiap dua minggu untuk menentukan langkah berikutnya.

Ia mengatakan bahwa PVMBG bekerja sama dengan BKSDA dan pemerintah daerah dalam mengelola situasi kebencanaan di wilayah Merapi. Koordinasi intensif dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan mencegah potensi korban jiwa.

Ia memberikan rekomendasi agar pendakian ditutup dalam radius 3 kilometer dari puncak. Meski begitu, antusiasme pendakian tinggi saat liburan Nataru harus dibatasi demi keamanan pengunjung.

Masyarakat diminta untuk tidak terpancing hoaks terkait aktivitas Gunung Merapi yang dapat menimbulkan kepanikan. "Informasi resmi disediakan oleh lembaga terkait, seperti Badan Geologi dan BNPB," ujarnya. (intern/Rangga Agram)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....