Lamine Yamal Akhirnya Ungkap Percakapan dengan Messi usai Final Piala Dunia 2026

  • 21 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Seluruh mata penikmat sepak bola dunia, tertuju pada momen emosional antara Lamine Yamal dan Lionel Messi. Pecakapan pemain bintang muda Spanyol tersebut dengan megabintang Argentina itu, usai laga Final Piala Dunia 2026 disorot.
  • Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, kamera menangkap momen ketika Yamal berjalan meninggalkan kerumunan rekan-rekannya yang merayakan kemenangan.
  • Saya hanya berkata kepadanya (Messi), 'maaf'

RRI.CO.ID, Jakarta - Seluruh mata penikmat sepak bola dunia, tertuju pada momen emosional antara Lamine Yamal dan Lionel Messi. Pecakapan pemain bintang muda Spanyol tersebut dengan megabintang Argentina itu, usai laga Final Piala Dunia 2026 disorot.

Yamal akhirnya buka suara, mengungkap isi percakapannya dengan Messi usai Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, kamera menangkap momen ketika Yamal berjalan meninggalkan kerumunan rekan-rekannya yang merayakan kemenangan.

Yamal terlihat memilih menghampiri Messi, yang masih berada di lapangan untuk menerima kenyataan pahit setelah Argentina gagal mempertahankan gelar. Kedua pemain tersebut, kemudian berjabat tangan dan saling berpelukan dalam suasana penuh penghormatan.

Rekaman emosional tersebut, dengan cepat menjadi viral di media sosial dan mendapat pujian dari banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia. Beberapa jam setelah memastikan Spanyol menjadi juara dunia, Yamal menjelaskan alasan dirinya menghampiri Messi.

Menurut Yamal, tindakannya semata-mata merupakan bentuk rasa hormat kepada sosok yang selama ini menjadi panutan dalam karier sepak bolanya. "Saya hanya berkata kepadanya (Messi), 'maaf'," kata Yamal dalam keterangannya seperti dilansir beIN Sports, Selasa, 21 Juli 2026.

Ucapan tersebut disampaikan Yamal, karena memahami besarnya kekecewaan yang dirasakan Messi setelah gagal membawa Argentina meraih trofi Piala Dunia. Ia ingin menunjukkan, empati kepada pemain yang selama bertahun-tahun menjadi inspirasi bagi dirinya.

Yamal juga mengungkapkan, bahwa Messi memberikan respons yang penuh sportivitas. Kapten Argentina itu tetap menyampaikan, ucapan selamat atas keberhasilan Spanyol menjadi juara serta memuji penampilan Yamal sepanjang turnamen.

Percakapan singkat tersebut kemudian menjadi simbol saling menghormati antara dua generasi pesepak bola. Di satu sisi ada Messi, legenda yang menutup perjalanan panjangnya di Piala Dunia.

Sementara, di sisi lain, hadir Yamal sebagai bintang muda yang mulai menorehkan sejarah bersama Spanyol. Momen pelukan keduanya pun menjadi salah satu gambar paling berkesan dari final Piala Dunia 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....