Profil Francois Letexier, Ini Dia Si Wasit Kontroversial Argentina vs Mesir

  • 09 Jul 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Francois Letexier menjadi sorotan usai sejumlah keputusan kontroversial pada laga Argentina melawan Mesir.
  • Letexier merupakan salah satu wasit elite Eropa yang pernah memimpin final Euro 2024 dan memenangkan penghargaan wasit terbaik dunia 2024.
  • Nama Letexier juga pernah menjadi perhatian publik Indonesia saat memimpin laga play-off Olimpiade 2024 antara Indonesia U-23 dan Guinea U-23.

RRI.CO.ID, Jakarta - Francois Letexier merupakan salah satu wasit sepak bola asal Prancis yang tengah menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Di balik kontroversi yang muncul, setelah laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar.

Pria kelahiran Bedee, Brittany, Prancis, pada 23 April 1989 itu dikenal sebagai salah satu wasit terbaik generasinya. Karier Letexier berkembang pesat sejak ia mulai memimpin pertandingan kasta tertinggi sepak bola Prancis, Liga 1, pada 2016.

Tidak lama setelah debutnya di Liga 1, Letexier mendapat kepercayaan besar dengan masuk dalam daftar wasit internasional FIFA pada 2017. Perjalanan kariernya terus menanjak hingga ia masuk kategori wasit elite UEFA pada 2021 berkat kemampuannya menjaga ketenangan dalam memimpin pertandingan.

Sejak saat itu, Letexier rutin dipercaya menangani laga-laga besar di kompetisi Eropa. Ia pernah menjadi wasit utama Piala Super UEFA 2023 yang mempertemukan Manchester City dan Sevilla.

Puncak pengakuan terhadap kualitasnya datang pada 2024 ketika Letexier ditunjuk sebagai wasit utama final UEFA Euro 2024 Spanyol vs Inggris. Saat itu, ia menjadi salah satu wasit termuda yang pernah memimpin final Kejuaraan Eropa pada usia 35 tahun.

Pada tahun yang sama, Letexier juga mendapat penghargaan sebagai wasit pria terbaik dunia versi Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola (IFFHS). Selain kariernya di dunia sepak bola, ia diketahui memiliki profesi sebagai pejabat hukum atau juru sita pengadilan di Prancis.

Namun, reputasi positif tersebut tidak membuat Letexier lepas dari sorotan. Namanya menjadi perbincangan setelah memimpin pertandingan Argentina melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Dalam laga tersebut, sejumlah keputusan Letexier dan penggunaan VAR memicu perdebatan. Terutama setelah gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Ziko dianulir pada babak kedua.

VAR meminta Letexier meninjau ulang proses terjadinya gol melalui monitor di pinggir lapangan. Setelah melihat tayangan ulang, ia memutuskan terdapat pelanggaran yang dilakukan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez.

Keputusan tersebut membuat kubu Mesir kecewa. Mereka menilai pelanggaran terjadi terlalu jauh dari momen gol sehingga tidak seharusnya menjadi alasan pembatalan.

Kontroversi semakin besar setelah Mesir merasa tidak mendapatkan penalti ketika Hamdy Fathy diduga dilanggar di kotak penalti Argentina. Tidak lama setelah insiden itu, Argentina mencetak gol kemenangan melalui Enzo Fernandez.


Letexier dan Sepak Bola Indonesia

Bagi publik sepak bola Indonesia, nama Letexier juga bukan sosok asing. Ia pernah memimpin laga play-off Olimpiade Paris 2024 antara Indonesia U-23 melawan Guinea U-23 yang juga menuai perdebatan.

Dalam pertandingan tersebut, Letexier memberikan dua penalti untuk Guinea yang diprotes keras oleh kubu Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia U-23 saat itu, Shin Tae-yong, bahkan mendapat kartu merah setelah melakukan protes terhadap keputusan sang wasit.

Rangkaian kontroversi tersebut membuat Letexier kembali menjadi pusat perhatian. Meski demikian, sebelum polemik di Piala Dunia 2026 muncul, ia telah lebih dulu dikenal sebagai salah satu wasit elite dengan pengalaman internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....