Mesir Ajukan Seluruh Wasit Pertandingan Kontra Argetina Dicoret dari Piala Dunia

  • 09 Jul 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengajukan protes resmi kepada FIFA untuk menyelidiki dugaan ketidakadilan kepemimpinan wasit Francois Letexier dalam pertandingan kontra Argentina.
  • EFA menuntut penyelidikan menyeluruh tidak hanya terhadap wasit, tetapi juga tim VAR yang diduga melewatkan kesalahan serius.
  • Mesir menilai setidaknya dua keputusan kontroversial merugikan mereka: pembatalan gol Mostafa Ziko dan tidak diberikannya penalti untuk Mohamed Salah, yang mengakibatkan kekalahan 2-3 dari Argentina.
  • EFA minta seluruh perangkat pertandingan tersebut dicoret dari sisa turnamen Piala Dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta – Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi mengajukan protes kepada FIFA. EFA meminta FIFA menyelidiki dugaan ketidakadilan kepemimpinan wasit sepanjang pertandingan kontra Argentina, Selasa, 7 Juli.

Dalam pernyataannya, EFA meminta FIFA tak hanya menyelidiki wasit. Melainkan seluruh perangkat pertandingan, termasuk tim VAR yang kemungkinan melewatkan beberapa kesalahan yang seharusnya ditinjau.

"Hany Abo Rida mengajukan pengaduan kepada FIFA untuk menyelidiki kesalahan serius dan 'standar ganda' yang dilakukan wasit," tulis EFA, dikutip dari pernyataan resmi. Mereka juga meminta seluruh tim wasit dicoret dari sisa turnamen jika pelanggaran terbukti.

Laporan itu menyoroti keputusan wasit Francois Letexier saat laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. EFA menilai beberapa keputusan penting merugikan Mesir dan memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Saat Mesir unggul 1-0, gol Mostafa Ziko dianulir setelah VAR meninjau proses terjadinya gol. Marwan Attia dianggap lebih dulu melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Lisandro Martinez.

Mesir juga menilai Mohamed Salah seharusnya mendapat penalti menjelang akhir pertandingan. Beberapa detik kemudian, Argentina melancarkan serangan balik dan memastikan kemenangan 3-2.

Di tengah kontroversi tersebut, EFA tetap memberikan dukungan kepada Hossam Hassan sebagai pelatih timnas Mesir. EFA mengonfirmasi telah menyetujui kontrak baru Hassan, yang menangani Mesir sejak Februari 2024.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....