FIFA Evaluasi Kinerja Wasit François Letexier usai Diprotes Mesir
- 09 Jul 2026 10:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- FIFA menegaskan keluhan Mesir tidak otomatis menentukan nasib wasit François Letexier di Piala Dunia 2026.
- Kinerja Letexier dan seluruh perangkat pertandingan tetap akan dievaluasi oleh Komite Wasit FIFA sebelum keputusan diambil.
- Penugasan Letexier juga bergantung pada perjalanan Timnas Prancis karena FIFA menghindari potensi konflik kepentingan.
RRI.CO.ID, Jakarta - FIFA telah menerima komplain dari Mesir atas kepemimpinan wasit asal Prancis, Francois Letexier, dalam pertandingan Argentina di Atlanta Stadium. Mereka menegaskan, status Letexier di Piala Dunia 2026 tak bisa ditentukan lewat keluhan dari sebuah negara.
Dalam jawabannya, FIFA tetap akan mengevaluasi kinerja Letexier. Tak cuma Letexier, tapi juga seluruh perangkat yang bekerja di laga tersebut dinilai ulang performanya.
Namun, bukan berarti FIFA akan memenuhi permintaan Mesir atas pemberhentian Letexier. Sebab, mereka menegaskan tak ada satu pun negara yang memiliki veto dalam menentukan nasib wasit.
FIFA hanya akan bertindak setelah performa teknis Letexier bersama para stafnya dilakukan. Pertandingan yang dipimpin Letexier, ditinjau ulang oleh Komite Wasit FIFA.
Setelah menemukan sejumlah fakta dan penilaian, barulah nasib Letexier ditentukan. Tapi, lagi-lagi kemungkinan besar Letexier memang sudah selesai masa tugasnya di Piala Dunia 2026, mempertimbangkan perjalanan Prancis.
Sesuai dengan aturan, setiap wasit yang bertugas di Piala Dunia, harus menunggu nasib negaranya. Karena Prancis main di perempat final kontra Maroko, Letexier bersama rekannya, Clement Turpin, masih harus menantikan hasil akhirnya.
Andai nantinya Prancis melaju ke semifinal, posisi Letexier dan Turpin akan melemah. Mereka bisa saja tak dilanjutkan penugasannya demi menjaga kredibilitas dan integritas laga, agar tak terjadi konflik kepentingan.
Sebenarnya, komplain seperti Mesir pernah dilakukan pula pada Piala Dunia 2002 lalu. Itu terjadi saat Italia dikalahkan oleh Korea Selatan pada babak 16 besar Piala Dunia 2002, dengan skor 1-2.
Sepanjang laga, wasit asal Ekuador, Bryan Moreno, dianggap berat sebelah dengan menguntungkan tuan rumah. Keputusan paling kontroversial adalah dengan memberikan tambahan waktu 15 menit, yang berujung pada tersingkirnya Gli Azzurri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....