Gara-gara Siaran Piala Dunia, RRI Dapat Lagi Apresiasi Komunitas Difabel Netra

  • 05 Jul 2026 13:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komunitas difabel netra mengapresiasi Radio Republik Indonesia (RRI) yang menghadirkan laporan pandangan mata Piala Dunia 2026
  • LPP RRI selalu memberikan acara Dengar Bareng (debar) dan Nonton Bareng (nobar) di setiap Piala Dunia yang diselenggarakan

RRI.CO.ID, Jakarta: Komunitas difabel netra mengapresiasi Radio Republik Indonesia (RRI) yang menghadirkan laporan pandangan mata Piala Dunia 2026. Hal itu untuk membantu pendengar memahami jalannya pertandingan secara detail.

"Kalau di Piala Dunia, kami bisa menikmati pertandingan dengan nyaman karena RRI menyediakan laporan pandangan mata. Dari siaran langsung RRI kami bisa memperoleh gambaran dan pengetahuan mengenai pertandingan," kata Ketua Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan, Nur Syarif Ramadhan, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Minggu, 5 Juli 2026.

Lebih dari sekadar mengikuti pertandingan, akses terhadap siaran olahraga juga dinilai memiliki makna sosial yang besar bagi penyandang disabilitas. Dengan memperoleh informasi yang sama, mereka dapat terlibat dalam percakapan bersama masyarakat tanpa merasa terpinggirkan.

"Selama ini masih ada stigma bahwa penyandang disabilitas tidak bisa mengikuti banyak hal. Ketika masyarakat berbicara tentang Piala Dunia, kami juga tahu apa yang sedang dibicarakan sehingga bisa ikut berdiskusi," katanya.

Menurutnya, penyelenggaraan Piala Dunia oleh FIFA telah menyediakan layanan audio description. Yakni narasi khusus yang menjelaskan secara rinci jalannya pertandingan bagi penonton tunanetra.

"Di Piala Dunia, FIFA sudah menyediakan audio description untuk menonton sepak bola. Teknologi adaptif seperti ini seharusnya bisa diadopsi agar pengalaman menonton pertandingan menjadi lebih inklusif," katanya.

Menurutnya, penerapan layanan audio deskripsi maupun teknologi adaptif dalam penyiaran olahraga di Indonesia akan menjadi langkah penting. Yakni untuk mewujudkan kesetaraan akses informasi sekaligus memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati pertandingan tanpa hambatan.

Siaran pandangan mata Piala Dunia RRI selalu dikawal oleh para reporter senior, salah satunya Yanto Prawironegoro. Tak lupa,sejumlah pengamat sepak bola hadir memberikan data dan fakta, terkait tim yang sedang bertanding.

Hadirnya siaran pandangan mata Piala Dunia melalui radio,telah menyapa para pendengar disetiap empat tahunan. Baik melalui Debar (Dengar Bareng) maupun Nobar (Nonton Bareng) disejumlah RRI di daerahnya, dengan tujuan memanjakan para pendengar. Sekaligus, menyapa dan memanjakan masyarakat pecinta bola via radio di lapangan dengan gaya khas para reporter RRI.

Komunitas difabel menjadi salah satu bagian terpenting bagi RRI yang selalu eksis setiap waktu. Termasuk saat Debar dan Nobar berlangsung, mereka setia disetiap pertandingan Piala Dunia yang diselenggarakan RRI di seluruh tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....