Messi Akui Argentina Masih Banyak Kekurangan, meski Lolos ke 16 Besar
- 05 Jul 2026 13:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lionel Messi menilai Argentina masih memiliki banyak kekurangan meski menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde dan lolos ke babak 16 besar.
- Messi memuji permainan Tanjung Verde yang mampu memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.
- Argentina akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar dengan modal rekor 11 kemenangan beruntun dan Messi yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengakui timnya masih memiliki banyak hal yang harus dibenahi, meski berhasil ke 16 besar. Pernyataan itu disampaikan usai Albiceleste menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde Miami Stadium.
Messi menilai kemenangan tersebut memang patut disyukuri, tetapi performa Argentina belum sepenuhnya memuaskan. Menurutnya, tim asuhan Lionel Scaloni masih menunjukkan sejumlah kelemahan yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
"Hari ini kami mengerahkan segalanya, seperti biasa. Ada saat kami bermain baik, ada juga saat kami bermain buruk," kata Messi, dikutip ESPN.
"Selain berhasil lolos, memang ada hal-hal baik yang kami lakukan. Namun, kami juga harus memperbaiki banyak kekurangan, dan menurut saya jumlahnya cukup banyak pada pertandingan ini," lanjutnya.
Argentina sempat unggul lebih dulu lewat gol indah Messi. Namun, Tanjung Verde mampu memberikan perlawanan sengit hingga memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Albiceleste kembali memimpin lewat gol Lisandro Martínez pada menit ke-92. Tetapi lawannya kembali menyamakan kedudukan melalui gol spektakuler Sidny Lopes Cabral di menit ke-103.
Kemenangan Argentina akhirnya dipastikan setelah sundulan Cristian Romero mengenai Diney Borges dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membawa Albiceleste menang 3-2 sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
Messi juga memberikan apresiasi kepada Tanjung Verde yang mampu menyulitkan timnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, hasil tersebut membuktikan bahwa tidak ada lagi lawan yang mudah di Piala Dunia.
"Kami tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Mereka punya alasan mengapa tidak kalah dari Spanyol dan Uruguay,” ucapnya.
“Setelah mencetak gol pertama, kami pikir permainan akan lebih mudah dikendalikan, tetapi justru terjadi sebaliknya. Kami kehilangan bola, terlalu banyak bertahan, gagal menekan dengan baik, dan mereka memanfaatkan kelebihan yang dimiliki," ujarnya.
Pemain berusia 39 tahun itu menambahkan bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 berlangsung sangat ketat. Ia menilai setiap tim memiliki peluang yang sama untuk memberikan kejutan sehingga Argentina harus tampil lebih baik pada laga berikutnya.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga mengakui timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi semangat para pemain yang tidak menyerah hingga akhirnya memastikan kemenangan.
"Tidak ada lawan yang mudah. Selamat untuk Tanjung Verde. Kami akan membahas hal-hal yang masih kurang dengan para pemain, tetapi kami juga membawa pulang sisi positifnya, kami tidak pernah menyerah," kata Scaloni.
Kemenangan atas Tanjung Verde memperpanjang rekor kemenangan Argentina menjadi 11 pertandingan beruntun. Menjadi catatan terbaik dalam sejarah tim nasional tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....