Laga Argentina vs Tanjung Verde Dinilai Paling Sengit di Babak 32 Besar Piala Dunia
- 04 Jul 2026 16:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengamat sepak bola Ugung Dwi Ario Wibowo menyebut duel Argentina melawan Tanjung Verde sebagai laga paling sengit.
- Ugung Dwi Ario Wibowo memuji performa gemilang kiper Vozinha yang tampil luar biasa mirip seperti Manuel Neuer.
- Menurut Ugung Wibowo, rotasi pemain senior menjadi kunci utama Argentina untuk menghadapi keuntungan fisik tim Mesir.
RRI.CO.ID, Jakarta - Juara bertahan Argentina menang susah payah melawan tim debutan Tanjung Verde pada babak 32 besar. Laga dramatis di Piala Dunia 2026 ini harus diselesaikan melalui babak tambahan waktu 120 menit.
Pertandingan berjalan sangat seimbang karena kedua tim menunjukkan performa yang luar biasa di lapangan. Pengamat sepak bola Ugung Dwi Ario Wibowo menilai laga ini menjadi yang paling sengit.
"Ini adalah pertandingan paling sengit di babak 32 besar Piala Dunia 2026," ujar Ugung kepada RRI, Sabtu, 4 Juli 2026. Secara statistik, lanjut Ugung, catatan pelanggaran dan tendangan pojok dari kedua tim memang hampir berimbang.
Kiper Tanjung Verde, Vozinha, juga tampil sangat memukau dengan melakukan 10 penyelamatan penting. Penampilan gemilang tersebut sukses membuat barisan penyerang bintang tim Tango menjadi sangat frustrasi.
"Tipe-tipe goalkeeper seperti ini mengingatkan kepada Neuer kiper Jerman," kata Ugung memberikan apresiasi. Kematangan usia sang penjaga gawang dinilai mampu membantu dirinya menjadi pemimpin di lini belakang.
Kini skuad Argentina harus segera memulihkan kondisi fisik mereka menjelang laga babak 16 besar. Laga berikutnya dipastikan berjalan berat karena mereka akan menantang tim raksasa Afrika lainnya yaitu Mesir.
"Mesir punya waktu istirahat satu hari lebih lama untuk memulihkan fisiknya," ujar Ugung menjelaskan situasi tim. Kondisi tersebut menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi Mesir yang juga bermain selama 120 menit di babak 32 besar meladeni Australia.
Pelatih Lionel Scaloni kini wajib memutar otak untuk menjaga kebugaran fisik seluruh pemain seniornya. Rotasi pemain yang tepat, menurut Ugung, menjadi kunci utama jika Argentina ingin mempertahankan gelar juara dunia mereka.
Diketahui, drama 120 menit mewarnai kelolosan Argentina ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bermain di Miami Stadium, Sabtu 4 Juli 2026 pagi WIB, sang juara bertahan harus dibuat kerepotan oleh tim debutan Tanjung Verde, sebelum akhirnya menang dengan skor 3-2.
Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29, sekaligus mencetak gol ke 20 sepanjang kariernya di piala dunia. Namun tim debutan yang dijuluki Blue Shark itu tampil tanpa takut.
Mereka dua kali menyamakan kedudukan lewat Deroy Duarte dan gol melengkung indah Sidny Cabral di babak tambahan waktu. Pertandingan berakhir tragis bagi Tanjung Verde setelah bek Diney Borges melakukan gol bunuh diri di menit ke-111, akibat antisipasi sepak pojok Lionel Messi.
Dengan hasil ini, Argentina resmi melaju ke babak 16 besar untuk menantang raksasa Afrika lainnya, Mesir. Pertandingan Argentina kontra Mesir dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 malam WIB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....