Tunisia Berharap Magis Herve Renard untuk Bongkar Pertahanan Samurai Biru
- 21 Jun 2026 10:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jepang datang dengan modal positif setelah bemain imbang 2-2 melawan Belanda dan berpeluang mengamankan tiket fase gugur jika meraih menang.
- Tunisia berusaha bangkit usai kalah 1-5 dari Swedia di bawah pelatih baru, Herve Renard.
RRI.CO.ID, Jakarta – Laga Grup F Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Tunisia dan Jepang pada Minggu, 21 Juni 2026 pagi WIB. Pertandingan yang berlangsung di Monterrey Stadium, Meksiko, ini sekaligus menandai laga ke-1.000 Piala Dunia.
Jepang datang dengan modal positif setelah menahan Belanda 2-2 pada laga pembuka. Hasil tersebut masih memberi peluang bagi tim Samurai Biru untuk melangkah ke fase gugur.
Saat menghadapi skuad Oranje, pasukan Nippon bahkan sempat dua kali tertinggal. Gol Daichi Kamada pada menit ke-89 menjadi penyelamat timnya untuk mencuri satu poin.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengatakan timnya menunjukkan karakter kuat pada laga pertama. Menurut dia, Kamada dan kawan-kawan mampu bangkit setiap kali tertinggal dan tetap percaya sampai akhir.
Data menunjukkan Jepang semakin berbahaya setelah jeda pertandingan. Sembilan dari 10gol terakhir mereka di Piala Dunia tercipta pada babak kedua.
Namun, laga melawan Tunisia diperkirakan berjalan berbeda dibandingkan saat menghadapi Belanda. Wakil Asia tersebut kemungkinan akan lebih dominan menguasai bola dan lebih kreatif membongkar pertahanan lawan.
Junya Ito menjadi salah satu pemain yang berpeluang turun sebagai starter. Penampilannya sebagai pemain pengganti saat melawan Belanda memberi dampak besar bagi serangan Jepang.
Dari kubu Tunisia, mereka berusaha bangkit setelah menelan ditaklukkan Swedia dengan angka telak 1-5. Ini merupakan kekalahan terbesar tim Elang Kartago sepanjang tujuh kali keikutsertaannya di Piala Dunia.
Petaka saat melawan Swedia juga berujung pada pergantian pelatih secara mendadak. Herve Renard ditunjuk menggantikan Sabri Lamouchi yang langsung dipecat untuk memimpin tim hingga akhir turnamen.
Mantan pelatih Arab Saudi itu menghadapi tugas berat untuk memulihkan kepercayaan diri para pemain. Menurut dia, tugasnya kini membawa tim kembali solid dan perbaiki gaya permainan sesegera mungkin.
Sebelumnya, Tunisia juga berada dalam tren negatif setelah kebobolan 10 gol dari dua pertandingan terakhir. Mereka juga kalah 0-5 saat menjalani laga uji coba melawan Belgia.
Meski begitu, pengalaman Renard di level internasional tetap menjadi harapan Tunisia. Kemenangan akan menjaga peluang mereka lolos, sementara Jepang dapat mengamankan tiket fase gugur jika meraih tiga poin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....