Wataru Endo Mundur dan Pensiun dari Timnas Jepang, Pelatih Buka Suara
- 14 Jun 2026 20:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan pencoretan Wataru Endo dari skuad Piala Dunia 2026 merupakan keputusan teknis berdasarkan kondisi cedera sang pemain.
- Setelah mundur dari Piala Dunia, Endo sekaligus memutuskan pensiun dari tim nasional Jepang setelag berkarier selama satu dekade.
- Jepang telah memanggil Shuto Machino sebagai pengganti dan akan memulai kiprah di Piala Dunia 2026 menghadapi Belanda pada laga Grup F.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pelatih Jepang Hajime Moriyasu buka suara soal status Wataru Endo dari Piala Dunia 2026. Hal ini menyusul keputusan yang diumumkan dua hari setelah sang kapten mundur dari skuad.
Tak lama setelah itu, Endo juga mengumumkan pensiun dari tim nasional Jepang. Gelandang Liverpool itu mengakhiri perjalanan internasionalnya setelah lebih dari satu dekade.
Moriyasu menjelaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangannya sebagai pelatih kepala. Ia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan melalui penerjemah pada Sabtu, 14 Juni.
"Sebagai pelatih kepala, saya yang membuat keputusan akhir," kata Moriyasu. Ia menegaskan bertanggung jawab atas seluruh situasi yang terjadi.
Sebelumnya Endo mengalami cedera pergelangan kaki yang mengharuskannya menjalani operasi pada Februari. Pemain berusia 33 tahun itu berharap pulih tepat waktu untuk Piala Dunia 2026.
Namun, masalah fisik masih mengganggu proses pemulihannya menjelang kompetisi. Endo hanya bermain satu babak saat menghadapi Islandia pada laga uji coba 31 Mei.
"Saya terus menerima laporan dari staf medis," ujar Moriyasu. "Saat melawan Islandia, dia tidak mampu bermain lama di lapangan."
"Kami memintanya berusaha semaksimal mungkin dan mendapat pengawasan staf medis," katanya melanjutkan. Evaluasi kondisi fisiknya terus dilakukan menjelang dimulainya turnamen.
"Kami membahas bahwa sepanjang Piala Dunia, mungkin sulit baginya tampil penuh," katanya. "Karena itu, saya membuat keputusan akhir berdasarkan kondisinya."
Moriyasu mengaku berat menyampaikan kabar tersebut kepada pemain andalannya. Ia memahami keputusan itu memiliki dampak emosional bagi sang kapten.
"Rasanya sangat tidak enak menyampaikan pesan seperti itu kepadanya," kata Moriyasu. Pelatih Jepang itu mengaku tidak bisa mengetahui seluruh perasaan Endo.
"Tentu mustahil mengetahui persis apa yang dirasakannya," ujar Moriyasu. Namun, ia menilai Endo menerima keputusan tersebut dengan sangat baik.
"Dia sangat pengertian dan penuh rasa hormat," kata Moriyasu. "Kami tetap bisa berdiskusi dengan baik dan tenang."
Jepang akan memulai kiprahnya di Grup F menghadapi Belanda pada Minggu 14 Juni atau Senin dini hari 15 Juni waktu Indonesia. Pertandingan tersebut berlangsung di Arlington, Texas.
Sejak debut pada 2015, Endo mencatatkan 73 penampilan bersama Jepang. Ia juga menyumbangkan empat gol selama memperkuat Samurai Biru.
Endo juga menjadi bagian penting Jepang pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Jepang berhasil mencapai babak 16 besar.
Melalui media sosial, Endo menyampaikan pesan perpisahan kepada pendukung Jepang. Ia memastikan tidak lagi menjadi bagian skuad nasional.
"Seperti yang diumumkan, saya meninggalkan skuad Piala Dunia," tulis Endo. Pernyataan tersebut diunggah pada awal pekan ini.
"Dengan kampanye ini, saya pensiun dari tim nasional. Mulai sekarang saya mendukung tim nasional Jepang sebagai salah satu suporter," tulis Endo.
"Momen ketika Jepang menjuarai Piala Dunia pasti akan datang suatu hari," katanya. Endo mengajak seluruh pendukung tetap percaya pada mimpi tersebut.
"Mari percaya dan mendukung mereka bersama-sama," tulis Endo. Pesan itu menjadi penutup karier internasionalnya bersama Jepang.
Sebagai pengganti, Jepang memanggil Shuto Machino ke dalam skuad. Penyerang Borussia Monchengladbach itu masuk daftar 26 pemain.
Setelah menghadapi Belanda, Jepang masih memiliki dua laga di Grup F. Mereka akan bertemu Tunisia pada 20 Juni dan Swedia pada 25 Juni.
Laga melawan Tunisia berlangsung di Guadalupe, Meksiko. Sementara duel menghadapi Swedia kembali digelar di Arlington, Texas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....