Renard Langsung Diuji, Tunisia Berburu Kebangkitan Kontra Jepang

  • 20 Jun 2026 21:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Herve Renard ditunjuk sebagai pelatih baru jelang laga penting melawan Jepang
  • Kapten Ellyes Skhiri menyebut Renard membawa energi dan pola pikir baru
  • Tunisia membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos dari fase grup

RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Tunisia melakukan perubahan besar di tengah gelaran Piala Dunia 2026 dengan menunjuk Herve Renard sebagai pelatih kepala baru. Keputusan itu diambil setelah Tunisia menelan kekalahan telak 5-1 dari Swedia pada laga pembuka Grup F.

Asosiasi Sepak Bola Tunisia memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Sabri Lamouchi hanya setelah satu pertandingan. Hasil buruk tersebut menjadi lanjutan performa negatif Tunisia yang sebelumnya juga kalah 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba.

Renard datang dengan reputasi sebagai pelatih yang piawai membangkitkan mental tim dalam situasi sulit. Pelatih asal Prancis berusia 57 tahun itu kini mendapat tugas berat untuk mengangkat kembali kepercayaan diri skuad menjelang laga krusial melawan Jepang.

"Kami harus berjuang keras dan mengerahkan segala kemampuan untuk memenangkan pertandingan dan mengembalikan kepercayaan diri. Membangkitkan semangat seluruh negeri yang masih terpukul oleh hasil mengecewakan di laga pembuka," kata Renard dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu 20 Juni 2026.

Sejak tiba di Monterrey pada 16 Juni, Renard langsung memberikan suntikan motivasi kepada para pemain. Sebuah video pidato penuh semangat yang disampaikannya di ruang ganti bahkan viral di media sosial dan mendapat respons positif dari pendukung Tunisia.

"Jika kita harus pulang hari ini, kalian tahu apa yang akan terjadi. Masyarakat marah, dan itu sangat bisa dimaklumi,” ujarnya.

“Namun, kita berada di Piala Dunia. Kita harus memberikan respons, dan itu harus cepat," kata Renard dalam pidato tersebut.

Kapten Tunisia Ellyes Skhiri mengaku para pemain menyambut baik kehadiran pelatih baru itu. Gelandang Eintracht Frankfurt tersebut menilai Renard membawa energi baru yang dibutuhkan tim untuk bangkit dari keterpurukan.

"Ia membawa energi dan pola pikir yang berbeda. Kami mengikuti arahannya, karena ini demi kebaikan tim," ujar Skhiri.

Laga melawan Jepang menjadi kesempatan bagi Tunisia untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Kemenangan akan menjadi modal penting sekaligus membuktikan bahwa pergantian pelatih mampu membawa perubahan positif bagi perjalanan mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....