DPR Minta RRI Siapkan Komentator Bahasa Indonesia untuk Piala Dunia 2026
- 13 Mei 2026 19:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Putra Nababan menilai RRI perlu segera menghadirkan komentator berbahasa Indonesia dalam siaran Piala Dunia
- Ia mengatakan kebutuhan komentator lokal memerlukan keterampilan khusus agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan baik
- Putra juga meminta RRI meningkatkan sosialisasi siaran supaya masyarakat mudah mengakses pertandingan dari berbagai lokasi
RRI.CO.ID, Jakarta - DPR RI meminta LPP RRI menyiapkan komentator berbahasa Indonesia untuk siaran Piala Dunia 2026. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat mudah mengikuti pertandingan.
Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan mengatakan, siaran internasional umumnya menggunakan bahasa Inggris. Karena itu, RRI diminta menghadirkan komentator lokal berkualitas.
“Nah ini harus segera dihadirkan oleh RRI. Masyarakat harus bisa mendengarkan pertandingan dengan baik,” kata Putra kepada RRI.CO.ID, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat bersama LPP RRI, LPP TVRI dan LKBN ANTARA, di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurutnya, komentator olahraga internasional membutuhkan keterampilan khusus dalam membawakan pertandingan. RRI dinilai perlu mempersiapkan sumber daya manusia sejak awal.
“Komentator berbahasa Indonesia membutuhkan keterampilan khusus. RRI harus bekerja keras menyiapkan kebutuhan itu,” ujarnya.
Selain komentator, Putra juga meminta RRI memperkuat sosialisasi siaran Piala Dunia kepada masyarakat. Informasi siaran dinilai harus diketahui publik jauh sebelum turnamen dimulai.
Ia menilai kehadiran RRI penting bagi masyarakat yang tetap bekerja saat pertandingan berlangsung. Siaran radio memungkinkan pertandingan tetap diikuti dari berbagai lokasi.
Menurut Putra, petani hingga buruh pabrik tetap bisa menikmati pertandingan melalui jaringan siaran RRI. Kehadiran radio dianggap menjangkau masyarakat lebih luas dibanding platform lain.
“Petani di ladang hingga buruh pabrik tetap bisa mengikuti pertandingan. RRI harus hadir menjangkau seluruh masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama RRI I Hendrasmo memastikan kolaborasi siaran Piala Dunia terus diperkuat. RRI disebut membantu memperluas akses masyarakat terhadap siaran pertandingan.
Hendrasmo menegaskan program tersebut bertujuan memberi hiburan bagi masyarakat Indonesia. RRI juga berupaya mendukung keberhasilan program siaran nasional tersebut.
“Kita berharap bahwa ini akan bisa diakses oleh rakyat. Karena ini kan program presiden untuk menghibur rakyat, yang dibiayai oleh pemerintah,” kata Hendrasmo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....