DLHK Pekanbaru Batasi Aktivitas di RTH

  • 21 Sep 2026 12:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kota Pekanbaru masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru membatasi sementara aktivitas masyarakat di sejumlah ruang terbuka hijau (RTH).

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan, pembatasan dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar ruangan, khususnya anak-anak yang masih bermain di kawasan RTH di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat.

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir masih ditemukan anak-anak yang beraktivitas dan bermain di kawasan RTH. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kesehatan karena paparan asap dapat berdampak pada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.

“Beberapa hari belakangan ini sudah ada beberapa anak-anak bermain di sana. Itu sangat berbahaya karena kondisi asap di Kota Pekanbaru kategorinya sudah tidak sehat,” ujar Reza, Senin 21 September 2026.

Ia menjelaskan, pembatasan aktivitas di RTH tersebut hanya bersifat sementara hingga kondisi udara kembali membaik. Kebijakan itu diambil sebagai upaya mengurangi paparan asap, terutama bagi anak-anak yang melakukan aktivitas di ruang terbuka.

Sementara itu, warga Pekanbaru, Sukatman berharap pemerintah dapat lebih cepat merespons persoalan kabut asap akibat karhutla. Menurutnya, penanganan yang cepat diperlukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terhadap dampak asap bagi kesehatan.

“Kalau bisa pemerintah tanggap untuk mengatasi masalah asap karhutla ini. Supaya kita bebas bepergian dan anak-anak juga tidak takut dengan kesehatannya,” kata Sukatman.

Pemerintah diharapkan terus memperkuat upaya penanganan karhutla dan memantau kualitas udara secara berkala. Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih tidak sehat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....