Pemkab Kampar Jaga Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
- 07 Sep 2026 22:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus memperhatikan stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu ditunjukkan melalui keikutsertaan Bupati Kampar, Ahmad Yuzar dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026, Senin 7 September 2026.
Rakor digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar. Ahmad Yuzar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah serta diikuti para asisten, staf ahli bupati, perwakilan Forkopimda dan seluruh kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Kampar.
Rakor nasional tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan diikuti kepala daerah serta jajaran pemerintah daerah kabupaten/kota se-Indonesia. Dalam arahannya, Tito menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya melalui pengendalian inflasi.
| Baca juga: Pemkab Kampar Dorong Kemandirian Perempuan |
Tito meminta pemerintah daerah aktif memantau perkembangan harga komoditas, memastikan ketersediaan pasokan, menjaga kelancaran distribusi, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga.
“Pemerintah daerah harus terus memantau harga dan pasokan komoditas serta memastikan distribusi berjalan lancar agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” ujar Tito.
Selain pengendalian inflasi, rakor juga membahas Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026. Data tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk melihat perkembangan ekonomi sekaligus menentukan arah kebijakan pembangunan berikutnya.
| Baca juga: Kampar Perkuat Pertanian dengan Alsintan |
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar mengatakan Pemkab Kampar berkomitmen menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita harus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga yang terjangkau. Pengendalian inflasi membutuhkan kerja bersama seluruh pihak agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Menurut Ahmad Yuzar, pengendalian inflasi perlu dilakukan secara konsisten melalui sinergi perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok juga harus dilakukan secara berkala agar pemerintah dapat merespons dengan cepat apabila terjadi gejolak harga.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat dalam angka, tetapi juga dirasakan masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan,” tambahnya.
Pemkab Kampar akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi, mempertahankan daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....