Kampar Perkuat Pertanian dengan Alsintan
- 20 Agt 2026 16:06 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Dukungan tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan Alsintan kepada kelompok tani sekaligus pelaksanaan Gerakan Tanam Cabai di lahan pekarangan masyarakat.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan bantuan tersebut dalam kegiatan yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, jajaran kepala OPD, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani serta masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar menyebutkan, daerah tersebut mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa dua unit Combine Harvester Besar (CHB). Bantuan tersebut diperoleh saat kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono ke Kabupaten Kampar pada Februari 2026.
| Baca juga: Sekda Kampar Perkuat Sinergi Bersama PMI |
Dua unit mesin tersebut selanjutnya diserahkan kepada kelompok penerima manfaat, yakni Gapoktan Binuang Tani Utama Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, dan Gapoktan Muara Jaya Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah. Karena itu, modernisasi melalui mekanisasi pertanian perlu terus didorong untuk meningkatkan efisiensi kerja petani, menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang lebih modern. Dengan dukungan Alsintan ini, kita berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga kesejahteraan petani juga dapat terus bertambah,” ujar Ahmad Yuzar Kamis 20 Agustus 2026.
Selain bantuan Alsintan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Cabai di lahan pekarangan. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan berbagai jenis bibit tanaman kepada delapan kelurahan. Bantuan terdiri dari 8.000 batang cabai keriting, 4.800 batang cabai rawit, 1.600 batang terung, 1.600 batang tomat serta 200 kilogram polybag.
Masing-masing kelurahan memperoleh 1.000 batang cabai merah, 600 batang cabai rawit, 200 batang tomat, 200 batang terung dan 25 kilogram polybag. Bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan masyarakat sehingga kebutuhan sayuran rumah tangga dapat dipenuhi dari lingkungan sendiri.
Ahmad Yuzar mengatakan gerakan menanam cabai memiliki manfaat ganda. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, ketersediaan cabai hasil pekarangan juga dapat membantu menjaga pasokan dan menekan tekanan harga komoditas tersebut di pasaran.
“Gerakan Tanam Cabai di pekarangan rumah merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, gerakan ini juga dapat mendukung pengendalian inflasi karena ketersediaan cabai di masyarakat akan semakin terjaga,” ungkapnya.
Pemkab Kampar berharap bantuan Alsintan dan gerakan tanam cabai dapat memperkuat sinergi pemerintah, petani dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang lebih produktif. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....