Pemkab Kampar Dorong Kemandirian Perempuan

  • 27 Agt 2026 21:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menyerahkan bantuan alat pembuat kue kepada perempuan yang menjadi kepala keluarga sebagai upaya mendorong keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, Kamis 27 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Bantuan Alat Membuat Kue Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakil Bupati Kampar, Misharti di Aula Kantor Bupati Kampar. Kegiatan diikuti perempuan kepala keluarga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Misharti mengatakan menjadi kepala keluarga bukanlah tanggung jawab ringan bagi perempuan. Selain mengurus keluarga, mereka juga harus berjuang memenuhi kebutuhan ekonomi dan memastikan masa depan anak-anak.

“Ibu-ibu tidak sekadar mengurus rumah tangga, tetapi juga berjuang mencari nafkah, menjaga kehangatan keluarga, sekaligus menjadi tiang penopang harapan anak-anak,” ujar Misharti.

Menurutnya, bantuan alat pembuat kue merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membuka peluang usaha produktif bagi perempuan kepala keluarga. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga mampu menjadi modal untuk mengembangkan usaha rumahan.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat dengan baik, dan menjadi langkah awal untuk kemajuan usaha ibu-ibu sekalian,” katanya.

Misharti juga mendorong para penerima bantuan untuk saling berbagi pengalaman dan membangun kerja sama dalam mengembangkan produk. Dengan demikian, usaha yang dijalankan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi dapat berkembang menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.

“Kami berharap alat-alat ini menjadi sarana yang bermanfaat, membantu menghasilkan peluang usaha mandiri, serta dapat meringankan beban ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BKKP3A Kabupaten Kampar, Edi Afrizal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan dukungan kepada perempuan kepala keluarga agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada sejumlah peserta. Para penerima kemudian mengikuti sosialisasi dan praktik penggunaan alat pembuat kue agar bantuan yang diberikan dapat digunakan secara optimal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....