DPRD Pekanbaru Fokus Atasi Banjir dan Perbaiki Sekolah lewat APBD 2027
- 07 Sep 2026 15:10 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru tengah melanjutkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Rancangan APBD Tahun 2027.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, mengatakan pembahasan anggaran tersebut masih berjalan sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan. Dalam prosesnya, berbagai masukan dari anggota DPRD turut menjadi bahan perhatian untuk menentukan arah prioritas pembangunan tahun depan.
Menurut Isa, persoalan infrastruktur menjadi salah satu isu utama yang dibahas. Dua persoalan yang mendapat perhatian khusus adalah penanganan banjir dan kondisi sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Isa mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan perbaikan jalan di berbagai titik Kota Pekanbaru. Namun, upaya tersebut perlu diiringi dengan penanganan banjir yang serius agar infrastruktur jalan yang telah diperbaiki tidak kembali mengalami kerusakan.
“Ini menjadi atensi kita, karena sekarang kita banyak melakukan perbaikan jalan dimana-mana. Tapi kalau masalah banjir tidak segera diatasi, maka kita khawatir jalan yang sudah diperbaiki itu cepat rusak,” kata Isa pada Senin 7 September 2026.
Menurutnya, persoalan banjir harus menjadi bagian dari prioritas pembangunan karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.
| Baca juga: DPRD Riau Dukung BUMD Kelola Lahan Sawit |
Selain banjir, DPRD Pekanbaru juga memberikan perhatian terhadap kondisi sarana pendidikan. Isa menyebut masih terdapat ruang kelas yang mengalami kerusakan serta fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar yang belum memadai.
DPRD bersama Pemerintah Kota Pekanbaru sedang membahas langkah dan strategi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di berbagai wilayah.
“Belum lagi fasilitas belajar mengajar, alat belajar juga banyak yang belum memadai. Kita berharap pendidikan di Pekanbaru merata, dengan kualitas tetap baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kualitas dan kapasitas sekolah. Menurutnya, ketimpangan kualitas antar sekolah membuat banyak orang tua berusaha memasukkan anak mereka ke sekolah tertentu yang dianggap lebih unggul.
“Dengan tidak merata ini kan orang tua sibuk mencari sekolah favorit. Ini kan sangat merepotkan, tentu tidak bagus bagi pendidikan di Kota Pekanbaru. Makanya kita selalu menekankan soal pemerataan,” katanya.
Sementara itu, KUA-PPAS Rancangan APBD Kota Pekanbaru Tahun 2027 yang diajukan Pemerintah Kota Pekanbaru memiliki nilai sekitar Rp3,4 triliun. DPRD dan Pemko Pekanbaru masih memiliki waktu hingga akhir November 2026 untuk menyelesaikan pembahasan dan mengesahkan rancangan tersebut menjadi APBD Tahun 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....