DPRD Pekanbaru Minta Siskamling Diaktifkan Lagi untuk Cegah Curanmor

  • 02 Sep 2026 09:58 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih terjadi di Kota Pekanbaru mendapat perhatian dari DPRD Pekanbaru. Masyarakat diminta tidak sepenuhnya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal.

Anggota DPRD Pekanbaru sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Aidil Nur Putra, mengajak warga bersama tokoh masyarakat serta RT/RW kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah tindak kriminal, terutama di kawasan permukiman.

"Kita meminta partisipasi aktif warga untuk ikut menjaga keamanan lingkungan, terutama dengan mengaktifkan kembali siskamling. Dengan adanya siskamling, aksi kriminalitas di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan sehingga tercipta rasa aman bagi masyarakat," ujar Aidil Nur Putra, Selasa, 1 September 2026.

Aidil menjelaskan, siskamling tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ronda pada malam hari. Jika dijalankan secara rutin dan melibatkan masyarakat, sistem tersebut dapat menjadi pengamanan awal untuk mengenali aktivitas mencurigakan di sekitar permukiman.

Selain mengajak warga meningkatkan keamanan lingkungan, Aidil juga meminta kepolisian, mulai dari Polsek hingga Polresta Pekanbaru, memperkuat kehadiran di tengah masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus berjalan beriringan dengan penindakan terhadap pelaku kejahatan. "Kita juga berharap pihak kepolisian terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan sosialisasi dan informasi serta rutin melakukan patroli, baik siang maupun malam hari," katanya.

Ia menilai curanmor menjadi salah satu bentuk kriminalitas yang cukup meresahkan warga Pekanbaru. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan kendaraan serta lingkungan tempat tinggal. Penggunaan kamera pengawas atau CCTV juga dinilai dapat membantu mengawasi kawasan yang rawan kejahatan.

"Kalau kita lihat, aksi kriminalitas di Kota Pekanbaru cukup tinggi, terutama kasus curanmor yang selalu meresahkan masyarakat. Untuk itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, pengamanan serta memperketat pengawasan lingkungan, termasuk dengan pemasangan CCTV," ucapnya.

Di sisi lain, Aidil mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap sejumlah kasus curanmor dan menangkap para pelakunya. Ia berharap penindakan terhadap pelaku terus dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat. "Kita memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku kejahatan curanmor akhir-akhir ini. Semoga aksi kejahatan curanmor dan kriminalitas lainnya semakin berkurang di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Aidil menegaskan, menjaga keamanan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemerintah, aparat keamanan, RT/RW, tokoh masyarakat dan warga perlu membangun kerja sama untuk memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing.

Ia berharap kombinasi antara siskamling, patroli kepolisian dan pemanfaatan CCTV dapat membantu mengurangi titik rawan kriminalitas. Dengan langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....