Investment Award 2026 Dorong Riau Kejar Target Investasi Rp72 Triliun
- 14 Agt 2026 13:19 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau kembali memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota serta pelaku usaha Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melalui Investment Award 2026, Jumat 14 Agustus 2026. Penghargaan ini menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan realisasi investasi sekaligus memperkuat kontribusi investasi terhadap perekonomian daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan realisasi investasi Riau saat ini telah mencapai sekitar Rp30 triliun dari target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp72 triliun.
"Target investasi kita tahun ini Rp72 triliun. Ini sudah dapat Rp30 triliun, artinya sudah hampir 50 persen," kata SF Hariyanto.
SF Hariyanto optimistis target investasi tersebut dapat tercapai. Menurutnya, peningkatan investasi diharapkan tidak hanya mendatangkan modal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Insyaallah target yang diberikan pemerintah pusat, Rp72 triliun ini dapat. Kita berharap investasi meningkat, dan harapannya juga berkontribusi terhadap pendapatan," ujarnya.
SF Hariyanto juga mengimbau perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Riau agar memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah, termasuk dalam hal pembayaran pajak.
"Kalau bisa bekerja di Riau, pajaknya di Riau, supaya Riau mendapat. Jangan dia PKB-nya di Jakarta, bayar Jakarta, tapi kegiatan usahanya di Riau," tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Vera Angelika OK, mengatakan Investment Award telah dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota dan perusahaan yang berinvestasi di Riau.
"Investment Award ini sudah dilakukan beberapa tahun setiap tahunnya. DPMPTSP memberikan penghargaan kepada kabupaten, kota, kepada perusahaan PMA atau PMDN yang berinvestasi di Provinsi Riau dalam rangka mencapai target yang diberikan oleh BKPM," jelas Vera.
Vera menyebutkan, hingga saat ini realisasi investasi Riau telah mencapai Rp30,3 triliun. Ia optimistis angka tersebut akan terus meningkat seiring upaya kabupaten/kota mengejar target investasi.
"Target yang diberikan BKPM itu Rp72 triliun. Sejauh ini kita sudah mencapai Rp30,3 triliun. Bismillah, insyaallah tersampaikan karena dalam waktu dekat kabupaten/kota akan mengejar," katanya.
Dalam Investment Award 2026, Pemprov Riau juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan industri sebagai bagian dari strategi mendorong hilirisasi. Tiga kawasan industri yang menjadi perhatian yakni KITB, KIT, dan KID.
"Tujuannya untuk hilirisasi di Provinsi Riau," ujar Vera.
Menurut Vera, sektor infrastruktur saat ini menjadi salah satu sektor dengan nilai investasi besar di Riau. Selain itu, investasi juga berasal dari sektor perkebunan dan industri makanan.
"Investasi paling besar memang infrastruktur. Saat ini kita sama-sama lihat pembangunan jalan tol, itu termasuk memberikan investasi yang besar untuk Provinsi Riau," ungkapnya.
Di sisi lain, Pemprov Riau mendorong perusahaan besar yang berinvestasi agar turut melibatkan UMKM lokal. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat manfaat investasi dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah usaha.
Vera menegaskan, perusahaan tidak cukup hanya menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga perlu menghidupkan perekonomian masyarakat setempat melalui kemitraan dengan UMKM.
"Bagaimana mereka berusaha di tempat kita, tidak hanya berproduksi saja, tapi bagaimana mereka menghidupkan perekonomian masyarakat di sekitar. Itu tujuan kita," pungkasnya.
Pemprov Riau berharap peningkatan investasi, kepatuhan pembayaran pajak, serta kemitraan perusahaan dengan UMKM dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian target investasi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....