Sebanyak 1.097 Hotspot Kepung Sumatra, 158 Titik Terdeteksi di Riau
- 13 Agt 2026 08:44 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatra kembali meningkat seiring melonjaknya jumlah titik panas (hotspot). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat total hotspot di wilayah Sumatra mencapai 1.097 titik, Kamis 13 Agustus 2026.
Dari total tersebut, Provinsi Riau menyumbang 158 titik panas yang tersebar secara merata di sejumlah kabupaten dan kota. Angka ini menempatkan Riau sebagai salah satu wilayah dengan sebaran hotspot tertinggi di Sumatra, setelah Sumatra Selatan yang mencatatkan 432 titik dan Jambi dengan 157 titik.
Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 5 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) yang tersebar di Kuantan Singingi, tepatnya di Kecamatan Kuantan Mudik, terdeteksi 2 titik api dan di kabupaten Pelalawan 3 titik yang berada di Kecamatan Kerumutan sebanyak 2 titik dan Kecamatan Teluk Meranti 1 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, menambahkan bahwa sebaran hotspot di Riau terkonsentrasi di dua wilayah utama. Kabupaten Indragiri Hulu mencatatkan angka tertinggi dengan 36 titik, disusul Kabupaten Bengkalis dengan 35 titik.
"Total titik panas wilayah Sumatra tercatat 1.097 titik. Untuk Riau ada 158 titik, dengan Indragiri Hulu dan Bengkalis sebagai penyumbang terbanyak," ujar Deby.
Selain dua daerah tersebut, titik panas juga terpantau signifikan di Kabupaten Indragiri Hilir (25 titik), Pelalawan (20 titik), dan Kuantan Singingi (10 titik). Wilayah lain yang turut menyumbang hotspot meliputi Rokan Hilir (8 titik), Rokan Hulu (7 titik), Siak (6 titik), Kampar (5 titik), Kepulauan Meranti (4 titik), dan Kota Dumai (2 titik).
Tingginya jumlah hotspot di Sumatra terjadi di tengah kondisi cuaca yang kurang mendukung penurunan suhu secara drastis. BMKG Pekanbaru memprakirakan cuaca pagi hingga dini hari didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan, dengan udara kabur pada pagi dan dini hari.
Hujan dengan intensitas ringan hanya diprakirakan terjadi pada malam hari di tiga wilayah, yakni Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Bengkalis. Daerah lain di Riau belum mendapat potensi hujan yang memadai untuk membasahi lahan kering.
Suhu udara di Riau berkisar antara 23,0 hingga 34,0 derajat Celsius dengan kelembapan 50–98 persen. Angin bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam, yang dapat mempercepat penyebaran api jika terjadi pembakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....