BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Riau
- 11 Jun 2026 08:54 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengimbau masyarakat di Provinsi Riau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada Rabu 10 Juni 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di sejumlah daerah pada sore hingga malam hari.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun, menjelang sore dan malam hari, aktivitas pertumbuhan awan hujan diperkirakan meningkat di beberapa wilayah.
“Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru. Beberapa wilayah juga berpotensi mengalami hujan yang disertai petir dan angin kencang,” kata Yasir.
Menurut BMKG, suhu udara di wilayah Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 55 hingga 100 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 35 kilometer per jam.
Pada dini hari nanti, kondisi cuaca diperkirakan didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan antardaerah.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga melaporkan kondisi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau masih relatif aman. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran dan nelayan masih dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.
Di sisi lain, pemantauan satelit BMKG hingga pukul 23.00 WIB mendeteksi sebanyak 61 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatra. Provinsi Riau menyumbang lima titik panas yang tersebar di empat kabupaten, yakni dua titik di Kabupaten Kuantan Singingi serta masing-masing satu titik di Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu.
Meski jumlah hotspot di Riau masih tergolong rendah dibandingkan beberapa provinsi lain di Sumatra, BMKG mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki periode cuaca panas yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan terus meningkatkan upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran yang dapat memicu kabut asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....