Pemko Pekanbaru Segera Bahas Nasib Revitalisasi Pasar Bawah

  • 08 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menggelar rapat bersama pedagang dan pihak terkait untuk menentukan kelanjutan revitalisasi Pasar Bawah yang terhenti sekitar tiga bulan. Salah satu opsi yang disiapkan adalah mengambil alih pengelolaan apabila kontrak dengan PT Ali Akbar Sejahtera dihentikan.

Pemerintah Kota Pekanbaru akan segera membahas kelanjutan proyek revitalisasi Pasar Wisata Pasar Bawah yang hingga kini belum kembali berjalan. Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada pekan depan dengan melibatkan para pedagang serta sejumlah pihak yang memiliki kepentingan terhadap pengelolaan pasar tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan pembahasan dilakukan atas arahan langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Langkah itu diambil setelah proses revitalisasi Pasar Bawah dilaporkan terhenti selama kurang lebih tiga bulan.

“Terkait Pasar Bawah, Pak Wali Kota sudah memberi perintah untuk segera melakukan pembahasan,” ujar Zulhelmi Arifin, Sabtu 8 Agustus 2026.

Menurut Zulhelmi, rapat nantinya tidak hanya membicarakan penyebab mandeknya pekerjaan revitalisasi. Pemerintah kota juga ingin memperoleh jalan keluar yang memberikan kepastian terhadap kelanjutan pembangunan sekaligus pola pengelolaan Pasar Bawah ke depan.

Para pedagang akan menjadi salah satu pihak utama yang dilibatkan dalam pembahasan tersebut. Pemko Pekanbaru ingin mendengar langsung aspirasi mereka sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. “Seluruh pedagang di Pasar Bawah akan kami undang, kami undang semua nanti. Begitu juga dengan pihak lainnya,” katanya.

Sementara itu, posisi PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) sebagai pengelola Pasar Bawah semakin menjadi perhatian. Perusahaan tersebut disebut belum memberikan tindak lanjut atas surat peringatan kedua yang sebelumnya disampaikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, meskipun tenggat waktu yang diberikan telah berakhir.

Kondisi tersebut membuka kemungkinan dilakukannya pemutusan kontrak terhadap PT AAS. Pengelola dinilai belum mampu menuntaskan proses revitalisasi yang telah berlangsung sejak 2023, sehingga pemerintah daerah perlu segera menentukan langkah agar persoalan pembangunan Pasar Bawah tidak terus berlarut.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga telah menyampaikan kekecewaan terhadap belum adanya kepastian penyelesaian revitalisasi pasar tersebut. Pemko Pekanbaru bahkan telah menyiapkan beberapa alternatif, termasuk mengambil alih pengelolaan Pasar Bawah apabila hubungan kontrak dengan pihak pengelola akhirnya dihentikan.

Pertemuan pekan depan diharapkan menghasilkan keputusan yang lebih konkret mengenai masa depan Pasar Bawah. Selain memastikan kelanjutan revitalisasi, pemerintah kota juga perlu menjaga kepentingan pedagang serta mempertahankan fungsi Pasar Bawah sebagai salah satu pusat perdagangan dan destinasi wisata di Kota Pekanbaru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....