Status Desil Naik, Bansos Warga Pekanbaru Terhenti

  • 04 Agt 2026 10:50 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sejumlah warga Kota Pekanbaru mengeluhkan bantuan sosial yang sebelumnya rutin diterima kini tiba-tiba berhenti. Mereka merasa kondisi ekonomi belum membaik, tetapi dalam sistem pendataan justru dianggap masuk kelompok masyarakat yang lebih mampu.

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, menjelaskan terhentinya bantuan berkaitan dengan perubahan peringkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

“Masyarakat yang sebelumnya berada di desil 1 sampai 5 ternyata tidak lagi mendapat bantuan karena desilnya naik. Karena itu, banyak warga mengadu kepada anggota dewan,” kata Junaedy, Senin 3 Agustus 2026.

Dalam sistem tersebut, warga yang masuk desil 1 hingga 5 menjadi kelompok utama penerima bantuan sosial. Sementara masyarakat pada desil 6 sampai 10 dinilai mempunyai kondisi ekonomi lebih baik sehingga tidak lagi diprioritaskan memperoleh bantuan.

Junaedy menyebut penentuan tingkat kesejahteraan menggunakan sejumlah indikator, seperti kepemilikan aset, kendaraan, penggunaan listrik, pinjaman daring, kredit sepeda motor, hingga aktivitas judi daring.

“Ada 39 elemen yang dapat membuat masyarakat langsung naik desilnya, seperti judi online, pinjaman online, kepemilikan aset, kredit motor, penggunaan listrik yang lebih tinggi, dan indikator lainnya,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah warga menilai indikator tersebut belum tentu menggambarkan kemampuan ekonomi sebenarnya. Kepemilikan kendaraan secara kredit, misalnya, tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang telah memiliki kondisi keuangan yang mapan. Dinsos juga menegaskan tidak mempunyai kewenangan langsung untuk menaikkan atau menurunkan status desil.

“Yang menentukan perubahan data sosial adalah BPS pusat, bukan Dinas Sosial ataupun Kementerian Sosial. Kami hanya membantu pemutakhiran data masyarakat,” jelas Junaedy.

Warga yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial di kelurahan atau mendatangi Dinsos Pekanbaru. Data akan diperbarui melalui sistem SIKS-NG dan menjalani verifikasi kembali. Apabila hasil penilaian menunjukkan warga masih memenuhi kriteria, mereka berpeluang kembali menerima bantuan sosial sesuai ketentuan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....