Pemko Pekanbaru Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS

  • 29 Jul 2026 12:18 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS bagi pelajar di SMP Negeri 1 Pekanbaru, Rabu 29 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya HIV/AIDS sekaligus mendorong generasi muda menerapkan perilaku hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melindungi generasi muda dari penyebaran HIV/AIDS. Menurutnya, selain mendapatkan penjelasan dari sisi kesehatan, para pelajar juga dibekali pemahaman nilai-nilai agama agar mampu menjaga diri dari perilaku yang dapat meningkatkan risiko tertular penyakit.

"Kami ingin anak-anak memiliki ketahanan terhadap HIV/AIDS. Karena itu, selain penyuluhan dari sisi medis, mereka juga mendapatkan pembekalan dari sisi agama agar mampu menjaga diri dan terhindar dari perilaku yang berisiko," ujar Markarius.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter dan ketahanan diri sejak usia sekolah. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah preventif agar pelajar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat membahayakan masa depan mereka.

Kepala SMP Negeri 1 Pekanbaru, Raja Izda Chairani, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru dan Dinas Kesehatan. Menurutnya, edukasi mengenai HIV/AIDS perlu diberikan sejak dini sebagai bentuk pencegahan.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Walaupun HIV/AIDS lebih banyak terjadi pada orang dewasa, tidak ada salahnya memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini agar mereka mengetahui bahaya penyakit ini dan mampu menghindari perilaku yang dapat menjadi penyebab penularannya," katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah sehingga semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi perilaku berisiko, serta memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dari HIV/AIDS dan berbagai persoalan kesehatan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....