Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dikebut
- 23 Jul 2026 10:53 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau mempercepat proses pembebasan lahan untuk mendukung pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti, Panam, Kota Pekanbaru. Proyek strategis tersebut dikerjakan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, di mana Pemprov Riau bertanggung jawab menyelesaikan pembebasan lahan, sementara pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan saat ini tahapan pembebasan lahan terus dipersiapkan. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, terdapat 94 bidang tanah yang akan dibebaskan untuk mendukung pembangunan flyover tersebut.
"Dari data yang dikumpulkan di lapangan, total ada 94 persil tanah yang akan dibebaskan. Target penyelesaian ganti rugi lahan tersebut pada akhir tahun 2026 ini," kata SF Hariyanto, Rabu 22 Juli 2026.
Menurutnya, proses administrasi pembangunan juga terus berjalan secara paralel. Sembari menuntaskan pembebasan lahan, BPJN Riau telah merampungkan Detail Engineering Design (DED) beserta dokumen pendukung lainnya, sehingga seluruh persiapan diharapkan selesai sesuai jadwal.
"Sementara kami menyelesaikan pembebasan lahan, pihak BPJN juga sudah memfinalisasi DED-nya. Termasuk juga AMDAL dan lainnya, sehingga seluruh tahapannya semua berjalan dan ditargetkan pada 2027 mendatang pembangunan fisik flyover sudah bisa dilaksanakan," ujarnya.
Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak, menyampaikan pihaknya siap mengusulkan pelaksanaan konstruksi kepada Kementerian Pekerjaan Umum setelah proses pembebasan lahan dituntaskan oleh Pemerintah Provinsi Riau.
"DED pembangunan flyover-nya sudah kami buat, termasuk AMDAL. Jika pembebasan lahan sudah selesai, kami akan langsung laporkan ke pimpinan untuk pengerjaan fisiknya," kata Yohanis.
Ia menjelaskan, flyover yang akan dibangun memiliki panjang penanganan sekitar 644 meter dan membentang di Jalan HR Soebrantas menuju arah Bangkinang. Bangunan tersebut dirancang dengan panjang oprit 145 meter dari arah Pekanbaru dan 160 meter dari arah Bangkinang, memiliki ruang bebas (clearance) setinggi 5,3 meter, menggunakan perkerasan rigid pavement pada oprit dan frontage road, serta lebar struktur mencapai 18,8 meter. Pembangunan flyover ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Simpang Garuda Sakti yang selama ini menjadi salah satu titik padat kendaraan di Pekanbaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....