Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Tiga Daerah

  • 20 Jul 2026 10:43 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut dijadwalkan menyasar Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai mulai Senin hingga Jumat pekan ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada tiga daerah, yaitu Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Dumai," kata Tetty, Senin 20 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar murah diawali di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar. Selanjutnya, pada Selasa 21 Juli kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Pekanbaru, disusul pada Rabu 22 Juli di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya. Kemudian Kamis 23 Juli pasar murah digelar di Bukit Kapur, Kota Dumai, dan ditutup pada Jumat 24 Juli di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Menurut Tetty, melalui kegiatan tersebut pemerintah ingin memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar sehingga harga di pasaran tetap terkendali.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," ujarnya.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP Rp60 ribu per lima kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp83 ribu per lima kilogram atau Rp165 ribu per 10 kilogram. Selain itu, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per kemasan, garam mulai Rp2 ribu per kemasan, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.

Tetty juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa tas belanja sendiri dari rumah sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....