Pemko Pekanbaru Genjot Infrastruktur, Jalan Rambutan Kini Diperbaiki Bertahap

  • 10 Jul 2026 10:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan percepatan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Salah satu proyek yang tengah berjalan yaitu perbaikan Jalan Rambutan, Kecamatan Marpoyan Damai, yang kini memasuki tahap pengecoran beton pada bagian bahu jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan Jalan Rambutan menjadi salah satu jalur alternatif yang cukup ramai digunakan masyarakat, khususnya penghubung dari kawasan Panam menuju Jalan Arifin Ahmad maupun arah sebaliknya.

Saat ini, pekerjaan perbaikan telah memasuki tahap lanjutan setelah sebelumnya dilakukan pelapisan ulang atau overlay pada badan jalan.

"Sebelumnya ruas jalan ini sudah dilakukan perbaikan melalui overlay. Dalam waktu dekat, kami juga akan melaksanakan overlay di Jalan Melati-Irkab, Kecamatan Marpoyan Damai," ujar Edward, Jumat 10 Juli 2026.

Perbaikan Jalan Rambutan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai keberadaan jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas harian, mulai dari mobilitas warga hingga kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.

Edward menyebut Jalan Rambutan menjadi salah satu akses utama yang menunjang pergerakan masyarakat di wilayah Marpoyan Damai.

"Jalan ini sudah menjadi salah satu jalur penting bagi aktivitas warga di kawasan tersebut," katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas jalan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam meningkatkan pelayanan publik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Sebelum tahap pengecoran dilakukan, Dinas PUPR Pekanbaru terlebih dahulu melakukan pengujian terhadap mutu beton yang akan digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan konstruksi memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

"Kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama. Setiap material yang digunakan, termasuk beton, harus melalui pengujian agar hasil pembangunan sesuai standar," jelas Edward.

Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diminta untuk mengantisipasi adanya gangguan lalu lintas di sekitar lokasi. Dinas PUPR juga mengimbau pengguna jalan agar memilih jalur alternatif, terutama pada waktu-waktu dengan kepadatan kendaraan tinggi.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan jalur alternatif demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan bersama," tutur Edward.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....