Puluhan Perusahaan Diminta Laporkan Data Rekrutmen usai Pekanbaru Job Fair 2026

  • 09 Jul 2026 08:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru meminta seluruh perusahaan peserta Pekanbaru Job Fair 2026 segera melaporkan hasil rekrutmen tenaga kerja dari kegiatan bursa kerja tersebut.

Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengatakan laporan serapan tenaga kerja diperlukan untuk mengetahui sejauh mana lowongan yang tersedia benar-benar terisi oleh pencari kerja.

“Kami beri waktu satu bulan untuk melaporkan jumlah serapan tenaga kerja yang direkrut dalam Pekanbaru Job Fair,” kata Iwan, Kamis 9 Juli 2026.

Menurutnya, perusahaan yang ikut dalam job fair tidak hanya membuka lowongan, tetapi juga perlu menyampaikan hasil akhir proses seleksi. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah terhadap efektivitas pelaksanaan bursa kerja.

Disnaker mencatat sebanyak 47 perusahaan ikut ambil bagian dalam Pekanbaru Job Fair 2026. Dari jumlah itu, tersedia 1.417 lowongan kerja untuk berbagai sektor.

Sektor jasa keuangan menjadi bidang yang paling banyak membuka peluang kerja. Selain itu, lowongan juga berasal dari sektor jasa kemasyarakatan, perdagangan, dan industri pengolahan.

Iwan menyebut pemerintah kota mendorong agar serapan tenaga kerja dari kegiatan ini bisa maksimal. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bahkan menargetkan seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi.

Meski demikian, Disnaker memperkirakan serapan minimal berada di kisaran 70 persen dari total lowongan yang dibuka. Angka tersebut baru dapat dipastikan setelah seluruh perusahaan menyampaikan laporan resmi.

Pekanbaru Job Fair 2026 sebelumnya digelar selama tiga hari di Mal SKA Pekanbaru, mulai 17 hingga 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-242 Kota Pekanbaru.

Mayoritas pelamar yang mengajukan lamaran dalam bursa kerja tersebut merupakan lulusan sarjana. Selain menyerahkan berkas lamaran, sejumlah pencari kerja juga mengikuti wawancara langsung dengan perusahaan di lokasi kegiatan.

Iwan mengatakan job fair tidak boleh berhenti pada jumlah lowongan yang dibuka atau banyaknya pelamar yang hadir. Ukuran pentingnya adalah berapa banyak pencari kerja yang benar-benar diterima bekerja.

“Pelamar bukan hanya menyampaikan lamaran, tapi bisa langsung interview. Maka kita berharap nanti semua lowongan bisa terserap,” ujarnya.

Melalui pelaporan tersebut, Disnaker Pekanbaru ingin memastikan bursa kerja memberi dampak nyata terhadap pengurangan pengangguran dan mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja secara lebih efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....