Pemko Pekanbaru Tangani Stunting lewat Gizi, Posyandu, dan Orang Tua Asuh
- 09 Jul 2026 10:38 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan tidak ada lagi anak yang mengalami stunting. Target tersebut ditempuh melalui penguatan intervensi gizi, pemantauan balita, dan pendampingan keluarga berisiko.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, masalah stunting harus ditangani secara langsung karena berkaitan dengan pertumbuhan anak dan kualitas generasi ke depan. Ia menegaskan, kebutuhan gizi anak tidak boleh diabaikan.
“Tidak boleh ada anak Pekanbaru yang gizinya kurang. Kebutuhan gizinya harus terpenuhi secara lengkap. Target kita zero anak stunting,” kata Agung, Rabu, 8 Juli 2026.
Pemko Pekanbaru menjalankan sejumlah langkah, mulai dari pemberian makanan tambahan, pemenuhan asupan gizi, pemberian vitamin, hingga pemantauan tumbuh kembang anak melalui kader Posyandu. Pendampingan juga diarahkan kepada keluarga yang memiliki risiko stunting.
Data Pemko Pekanbaru bersama kader Posyandu pada 2025 masih menemukan ribuan balita mengalami stunting maupun masalah gizi. Temuan tersebut menjadi dasar pemerintah untuk mempercepat intervensi di lapangan.
Selain mengandalkan program pemerintah, Pemko Pekanbaru membuka keterlibatan dunia usaha melalui skema orang tua asuh. Perusahaan atau pihak swasta dapat membantu pembiayaan kebutuhan gizi anak yang mengalami stunting sampai kondisinya membaik.
“Ini menjadi gerakan kebaikan bersama. Masyarakat dan dunia usaha bisa ikut mengambil peran dengan membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi,” ujar Agung.
Menurut Agung, penanganan stunting tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja. Perangkat daerah, kader Posyandu, masyarakat, dan badan usaha perlu terlibat agar anak-anak yang berisiko dapat terpantau secara rutin.
Ia menilai penghapusan stunting harus dipahami sebagai investasi jangka panjang. Anak yang tumbuh dengan gizi cukup memiliki peluang lebih besar untuk berkembang sehat, cerdas, dan produktif.
“Kita targetkan Pekanbaru bisa zero stunting. Ini adalah misi kemanusiaan untuk menyiapkan generasi masa depan yang tangguh,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....