Pemko Pekanbaru Lepas Petugas Program 1 ASN 1 RW

  • 03 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi melepas petugas pendataan kewilayahan dalam program 1 ASN 1 RW yang digelar di Lapangan Belimbing, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu 3 Juni 2026. Program ini bertujuan memperkuat basis data masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik hingga tingkat rukun warga (RW).

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan Pemko Pekanbaru saat ini memiliki sekitar 13.000 pegawai yang terdiri dari ASN, P3K, hingga tenaga paruh waktu. Namun, dari hasil evaluasi, masih ditemukan ketidakseimbangan antara jumlah pegawai dan beban kerja di lapangan.

“Kita di Pekanbaru punya sekitar 13.000 pegawai. Dari evaluasi, kita melihat pegawai cukup banyak, tetapi pekerjaan tidak maksimal. Bahkan ada ASN yang hanya datang absen pagi lalu pulang, kemudian mengurus kegiatan lain,” ujarnya.

Untuk itu, Pemko Pekanbaru memberikan tugas khusus melalui program 1 ASN 1 RW, di mana setiap aparatur sipil negara ditugaskan langsung ke lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. ASN akan melakukan pendataan menyeluruh terkait kondisi lingkungan, kebersihan, hingga data kependudukan warga di wilayah tersebut.

Menurut Agung, pendataan ini juga mencakup berbagai aspek sosial, seperti identifikasi warga kurang mampu, kondisi rumah kosong, hingga potensi kerawanan sosial di lingkungan. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

“Dari data ini nanti kita rangkum dan kita jadikan dasar untuk program bantuan, baik dari APBD, Baznas, maupun dari kementerian. Tujuannya agar bantuan benar-benar tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan namun belum terdata dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan administrasi kependudukan, seperti data KTP yang belum diperbarui meskipun wilayah kecamatan telah mengalami pemekaran. Dengan adanya pendataan langsung oleh ASN, permasalahan tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, salah seorang warga Pekanbaru, Raudha, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kehadiran ASN di tingkat RW dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.

“Program ini bagus dan solutif. Jadi masyarakat seperti punya perwakilan langsung di lingkungan sendiri. Harapannya bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar membantu pelayanan publik dan membuat semuanya lebih transparan,” ujarnya.

Melalui program 1 ASN 1 RW, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap dapat menciptakan sistem pendataan yang akurat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....