Pemko Laporkan BBM dan Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi di Pekanbaru

  • 12 Mei 2026 11:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM ikut memberi tekanan terhadap angka inflasi di Kota Pekanbaru. Dampak kenaikan tersebut terasa pada biaya distribusi, terutama untuk pengiriman barang melalui jalur darat dan udara.

Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, setelah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual bersama Menteri Dalam Negeri pada Senin, 11 Mei 2026.

Ingot mengatakan, inflasi di Pekanbaru banyak dipengaruhi oleh faktor yang berada di luar kewenangan langsung pemerintah daerah. Salah satunya ialah kenaikan harga BBM yang membuat biaya transportasi ikut meningkat.

“Dampaknya, biaya transportasi darat dan udara ikut naik. Ini menjadi salah satu variabel yang menyebabkan inflasi daerah meningkat,” kata Ingot.

Selain BBM, harga emas yang masih tinggi juga turut memengaruhi inflasi di Pekanbaru. Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap pergerakan harga di daerah.

Dari hasil pemaparan dalam rakor, sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan harga. Beberapa di antaranya cabai dan bawang merah. Menurut Ingot, kenaikan harga pangan juga dipengaruhi curah hujan tinggi yang berdampak pada musim panen dan mengurangi pasokan ke Pekanbaru.

Untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, Pemko Pekanbaru terus menjalin komunikasi dengan daerah penghasil. Langkah ini dilakukan agar pasokan pangan tetap lancar dan tekanan inflasi di Pekanbaru dapat dikendalikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....