Satgaswil Riau Gelar Vaksinasi Pencegahan Paham IRET Bagi ASN di Pemkab Siak
- 08 Mei 2026 18:11 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Siak – Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menggelar kegiatan sosialisasi dan “Vaksinasi Ideologi” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak sebagai langkah memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Kegiatan ini berlangsung dihadiri jajaran OPD, para camat, dan pejabat di lingkungan Pemkab Siak.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni “Sharing Kewaspadaan Bahaya Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, Terorisme Dalam Sinergitas Densus 88 AT Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak”.
Perwakilan Satgaswil Riau, Brigadir M. Akmal Reza, menjelaskan istilah “Vaksinasi Ideologi” merupakan bentuk metafora untuk memberikan pemahaman sekaligus imunitas kepada aparatur pemerintah. Menurutnya, OPD dan camat sebagai pelayan masyarakat harus memiliki daya tangkal terhadap penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing.
“Sinergitas antara Densus 88 AT Polri dan Pemerintah Kabupaten Siak adalah kunci utama. Kita ingin memastikan bahwa seluruh elemen pemerintah memiliki kesamaan visi dan kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya paham IRET yang dapat merusak tatanan sosial dan kedamaian di Negeri Istana ini,” ujar Brigadir M. Akmal Reza, Jumat 8 Mei 2026.
Ia menambahkan, para aparatur pemerintah juga diharapkan mampu mendeteksi lebih dini potensi penyimpangan ideologi yang berkembang di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar penyebaran paham radikal dapat dicegah sejak awal.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Camat dan OPD disebut memiliki peran strategis sebagai pembina masyarakat yang bersentuhan langsung dengan warga.
Melalui kegiatan sharing tersebut, peserta dibekali pemahaman terkait pola penyebaran paham radikal yang kini banyak memanfaatkan ruang digital dan isu-isu sosial. Dengan pembekalan itu, aparatur daerah diharapkan lebih sigap dalam menghadapi berbagai potensi ancaman ideologi.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem deteksi dini yang terintegrasi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut menjadi langkah preventif untuk menjaga Kabupaten Siak tetap aman, toleran, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....