Wakil Bupati Kampar Buka Dialog Green For Riau

  • 30 Apr 2026 22:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar - Wakil Bupati Kampar, Misharti, resmi membuka kegiatan Dialog Multi Pihak dan Diskusi Kelompok Terarah Green For Riau di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pengelolaan hutan berkelanjutan di Provinsi Riau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapenda Rohul Simel Meri, Country Coordinator UNEP UN-REDD Programme Indonesia Bambang Arifatmi, Ph.D, para kepala OPD, serta camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya perlindungan dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, berbagai langkah nyata telah dilakukan pemerintah daerah, mulai dari penguatan program perhutanan sosial melalui fasilitasi kelompok masyarakat seperti Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan kelompok tani hutan, hingga mendukung perlindungan masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alam.

Selain itu, Pemkab Kampar juga terus melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui sinergi bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat. Pemerintah daerah juga mengintegrasikan isu lingkungan hidup ke dalam dokumen perencanaan daerah, baik RPJMD maupun RKPD.

“Tidak hanya itu, kami juga terus mendorong praktik ekonomi hijau berbasis masyarakat seperti agroforestry, pengelolaan hasil hutan bukan kayu, dan penguatan UMKM berbasis lingkungan,” ujar Misharti.

Ia menambahkan, kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Kampar menunjukkan tren yang relatif stabil. Berdasarkan data Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), pada tahun 2024 Kabupaten Kampar mencapai angka 69,71 dengan rata-rata pertumbuhan 0,35 persen per tahun.

“Hal ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kualitas air, udara, dan tutupan lahan terus berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Misharti berharap melalui dialog tersebut dapat lahir berbagai rekomendasi strategis dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup, khususnya di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau secara umum.

Sementara itu, Kepala Bapenda Rokan Hulu Simel Meri yang mewakili Bupati Rokan Hulu menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui forum ini, kami berharap muncul gagasan dan komitmen bersama yang mampu memperkuat upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Country Coordinator UNEP UN-REDD Programme Indonesia Bambang Arifatmi, Ph.D menilai Provinsi Riau membutuhkan langkah transformasi yang lebih kuat dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Investasi hijau ke depan harus lebih terarah agar mampu memberikan dampak nyata bagi pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....