Desa di Riau Harus Ikut Aktif Cegah Karhutla

  • 28 Apr 2026 19:58 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya menjadi tugas Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, tetapi juga Pemerintahan Desa.

Upaya pencegahan karhutla yang dilakukan melalui penguatan koordinasi hingga ke tingkat desa, tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui rapat koordinasi (Rakor) Desa yang difokuskan pada pencegahan dini. Strategi ini menjadi penting mengingat potensi karhutla yang selalu dikhawatirkan saat memasuki musim kemarau.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Riau, M. Firdaus, mengatakan Rakor Desa yang akan digelar memiliki tujuan utama untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah pedesaan. Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan upaya pemadaman yang memerlukan sumber daya besar.

"Rapat koordinasi desa ini tentu saja sesuai dengan tujuan supaya kebakaran hutan dan lahan kalau bisa jangan sampai terjadilah. Lebih bagus mencegah daripada kita melakukan pemadaman kebakaran hutan," kata Firdaus di Ruang Rapat Kediaman Wakil Gubernur, Pekanbaru, Selasa 28 April 2026.

Firdaus menjelaskan, proses pemadaman karhutla bukan hanya sulit dilakukan, tetapi juga membutuhkan biaya, tenaga, dan waktu yang tidak sedikit. Kondisi ini seringkali menjadi beban besar bagi pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

"Karena untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan itu memerlukan biaya, tenaga, waktu ekstra. Kemudian kalau sudah ada karhutla lingkungan kita rusak," ujar Firdaus.

Firdaus mengungkapkan dampak karhutla tidak hanya terbatas pada kerusakan hutan, tetapi juga berpengaruh luas terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari kesehatan hingga aktivitas ekonomi, semuanya dapat terganggu akibat kabut asap yang ditimbulkan.

"Yang lebih parahnya lagi, karhutla juga bisa berpengaruh terhadap daerah dan ekonomi masyarakat kita. Oleh karena itu, mari kita sama-sama untuk mencegah kebakaran hutan ini jangan sampai terjadi di daerah kita," tuturnya.

Firdaus menuturkan upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Perlu adanya kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk di tingkat desa.

"Ya tentu ini tidak hanya kerja daripada pemerintah. Tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat yang ada di Provinsi Riau. Mari kita bersatu mencegah kebakaran hutan dan lahan di daerah yang kita sayangi ini," ucap Firdaus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....