Pemko Pekanbaru Terima Bantuan 100 APAR dari Konsulat Malaysia
- 24 Apr 2026 21:27 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menerima bantuan alat pemadam api ringan (APAR) yang akan disalurkan ke sejumlah masjid di Kota Pekanbaru, Jumat 24 April 2026. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan sebanyak 100 masjid akan menerima bantuan APAR tersebut. Ia menilai keberadaan alat pemadam ini sangat penting sebagai langkah awal dalam penanganan kebakaran.
“APAR ini akan kami salurkan ke 100 masjid di Kota Pekanbaru. Ini sebagai bentuk upaya membangun kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Markarius menegaskan, pemerintah tentu tidak mengharapkan terjadinya kebakaran. Namun, keberadaan APAR dinilai penting sebagai langkah penanganan dini agar api tidak meluas sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Kita tidak berharap kebakaran terjadi, tetapi ini sebagai langkah antisipasi. Dengan adanya APAR, masyarakat bisa melakukan penanganan awal sehingga api dapat dikendalikan,” jelasnya.
Sementara itu, Konsul Malaysia di Pekanbaru, Muhammad Hoesnie Shahiran, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Malaysia kepada masyarakat Kota Pekanbaru.
“Pada awal Januari lalu kami bertemu dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan berencana memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari situ kami memutuskan memberikan bantuan APAR ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut berasal dari donasi masyarakat Malaysia dan sengaja ditempatkan di masjid karena dinilai sebagai pusat aktivitas masyarakat.
“Bantuan ini berasal dari dana masyarakat Malaysia untuk masyarakat Pekanbaru. Kami memilih masjid karena lokasinya dekat dengan masyarakat dan mudah diakses,” tuturnya.
Kedua pihak berharap bantuan APAR ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap kebakaran, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan di lingkungan Kota Pekanbaru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....