Pemerintah Pusat Intensifkan OMC Cegah Karhutla Riau
- 03 Apr 2026 17:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah pusat terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau dengan kembali mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi meluasnya titik api, terutama di wilayah rawan gambut.
Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kegiatan OMC tahap kedua telah berjalan sejak 28 Maret 2026. Program ini difokuskan untuk meningkatkan curah hujan buatan sebagai langkah membasahi lahan yang berpotensi terbakar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau Jim Gafur menjelaskan bahwa selama pelaksanaan OMC hingga awal April, total bahan semai berupa garam yang telah digunakan mencapai 11 ton. “Operasi ini bertujuan memicu hujan buatan agar kondisi lahan, khususnya gambut, tetap lembap dan tidak mudah terbakar,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.
Ia menambahkan, operasi kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilakukan pada Februari lalu. Pemerintah menilai langkah tersebut cukup efektif dalam menekan potensi kebakaran di sejumlah wilayah.
Adapun sasaran utama penyemaian awan difokuskan di kawasan pesisir timur Riau, meliputi Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, hingga Kota Dumai yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan karhutla.
Selain OMC, upaya penanggulangan juga diperkuat dengan dukungan armada udara. Saat ini telah tersedia satu unit helikopter untuk kegiatan water bombing guna memadamkan api dari udara. Namun demikian, pemerintah daerah masih mengajukan penambahan unit helikopter untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan.
“Kami sudah mengusulkan penambahan helikopter water bombing. Saat ini masih dalam proses karena perizinannya cukup panjang,” ujar Jim Kamis 2 April 2026.
Dengan kombinasi OMC dan operasi pemadaman udara, diharapkan potensi karhutla di Riau dapat ditekan sejak dini, terutama menjelang musim kemarau yang rawan meningkatkan risiko kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....