Pemprov Riau Intensifkan Pasar Murah
- 31 Mar 2026 12:27 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau terus menggencarkan program pasar murah sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama pasca perayaan hari besar keagamaan.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah. Melalui skema subsidi, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam meringankan beban ekonomi warga,” ujarnya di Pekanbaru, Senin 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, operasi pasar tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keterjangkauan harga, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan tetap aman di tengah potensi gejolak harga.
“Ini bagian dari upaya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah agar distribusi lancar dan harga tetap stabil,” katanya.
Sementara itu, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Riau, pemerintah telah menjadwalkan pelaksanaan pasar murah di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menyebutkan bahwa program bertajuk operasi pasar murah “Topling” akan digelar selama empat hari berturut-turut.
“Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara TPID Riau dan BUMD PT Riau Pangan Bertuah untuk menjangkau masyarakat di kawasan padat penduduk,” ungkapnya.
Adapun lokasi pelaksanaan dimulai di Kecamatan Rumbai Barat, kemudian berlanjut ke Kecamatan Kulim, Tenayan Raya, hingga Rumbai Timur. Penjadwalan ini disesuaikan dengan kondisi lapangan serta kalender hari libur nasional.
Dengan pelaksanaan pasar murah secara rutin dan terarah, Pemprov Riau berharap manfaatnya dapat dirasakan secara merata, khususnya oleh masyarakat menengah ke bawah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....