Lawan Rentenir, Pemko Pekanbaru Siapkan Pinjaman tanpa Bunga

  • 14 Mar 2026 19:07 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah merancang strategi nyata untuk membebaskan pedagang kecil dari cengkeraman rentenir. Langkah ini diwujudkan melalui penyediaan skema pembiayaan alternatif yang lebih aman dan mendukung keberlangsungan usaha mikro di wilayah tersebut.

Rencana besar ini dimatangkan dalam rapat intensif antara jajaran pemerintah kota dengan pihak perbankan daerah. Plh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengungkapkan pembahasan ini sudah memasuki tahap ketiga untuk mempertajam skema yang akan ditawarkan kepada pelaku usaha.

"Sejak awal, fokus kami adalah menciptakan solusi untuk memerangi praktik rentenir. Hari ini, langkah-langkah yang dibahas sudah jauh lebih konkret bersama Bagian Ekonomi dan BPR Pekanbaru", jelas Zulhelmi pada Jumat 13 Maret 2026.

Program ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang berkomitmen menekan peredaran pinjaman berbunga tinggi yang selama ini mencekik pedagang kecil. Sebagai proyek percontohan, bantuan pembiayaan ini akan diprioritaskan bagi para pedagang di Pasar Cik Puan.

Target awal pemerintah adalah merangkul sekitar 30 hingga 50 pedagang yang teridentifikasi terjebak utang rentenir untuk dialihkan ke sistem pembiayaan yang lebih sehat. Mulai awal pekan depan, tim akan turun ke lapangan guna melakukan asesmen awal terkait kondisi usaha dan kebutuhan modal para pedagang.

Setelah data terkumpul, BPR Pekanbaru akan melakukan survei kelayakan. Jika memenuhi kriteria, para pedagang berhak mendapatkan akses pinjaman tanpa bunga, sebuah solusi yang diharapkan mampu memulihkan stabilitas ekonomi para pelaku pasar di Pekanbaru.

Keberhasilan program ini nantinya akan menjadi tolok ukur bagi perluasan skema pembiayaan serupa di pasar-pasar lainnya di Pekanbaru. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mengawal proses pendampingan ini hingga para pedagang benar-benar mandiri secara finansial dan sepenuhnya lepas dari ketergantungan pada pinjaman ilegal yang merugikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....