Pemko Pekanbaru Paparkan Inovasi Daerah ke Pemko Tebing Tinggi

  • 07 Mar 2026 09:52 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menerima kunjungan dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam rangka berbagi pengalaman terkait pengembangan inovasi daerah. Pertemuan tersebut berlangsung melalui audiensi antara Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Chairil Mukmin Tambunan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung Utama Kantor Wali Kota Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis 5 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu, Markarius Anwar menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, capaian Pekanbaru dalam penilaian inovasi daerah menjadi salah satu alasan kunjungan dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

"Kota Pekanbaru mendapatkan nilai yang cukup tinggi dalam hal inovasi daerah. Maka Pak Wakil Wali Kota Tebing Tinggi melakukan kunjungan untuk audiensi soal inovasi-inovasi daerah ini," ujar Markarius.

Ia menjelaskan bahwa banyak OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru yang telah menghasilkan berbagai inovasi. Bahkan sekitar November tahun lalu, dirinya bersama Wali Kota Pekanbaru sempat mengumpulkan para kepala OPD untuk melakukan pendataan inovasi yang telah dibuat, karena masih terdapat sejumlah inovasi yang belum dilaporkan secara resmi.

Markarius berharap paparan mengenai berbagai inovasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi serta dapat diterapkan di daerah tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru terus mendorong lahirnya inovasi baru, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menetapkan sepuluh inovasi terbaik dalam Lomba Inovasi Daerah kategori OPD dan BUMD tahun ini. Posisi pertama diraih oleh Muhamad Algivari dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melalui inovasi SIAP MPP Pekanbaru dengan nilai 518 poin.

Peringkat kedua ditempati Nico Chandra dari Kecamatan Marpoyan Damai melalui inovasi Portal Iman (Portal Informasi Masyarakat Kecamatan) dengan nilai 506 poin. Nilai yang sama juga diperoleh Orititovya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan inovasi ICi (Ilmuwan Cilik).

Selanjutnya, Nel Afni dari Dinas Kesehatan menempati posisi keempat dengan inovasi Dipikar Mas Tenar yang meraih 503,5 poin. Kecamatan Rumbai berada di posisi kelima melalui inovasi Lomak Rumbai (Layanan Oke Masyarakat Keliling Rumbai) dengan nilai 501,5 poin.

Fauzan Effendi dari Badan Pendapatan Daerah berada di posisi keenam dengan inovasi ASIAP yang memperoleh 496 poin. Sementara itu, Mayli Fadhilah dari Dinas Pertanahan menempati peringkat ketujuh melalui inovasi SIGESIT TEGAS (Sistem Informasi Geospasial Tanah Terintegrasi) dengan nilai 478 poin.

Dinal Husna dari Dinas Ketahanan Pangan berada di posisi kedelapan dengan inovasi Mobil Pak AMAN (Mobil Pangan Keliling Andalan, Murah dan Amanah) yang memperoleh 457 poin. Posisi kesembilan diraih Febriani Novita Dewi dari BUMD Perumda Air Minum Tirta Siak melalui inovasi Smart Water for Smart City dengan nilai 448 poin.

Sementara itu, Tengku Ardi Dwisasti dari Kecamatan Bukitraya melengkapi daftar sepuluh besar melalui inovasi Panic Button yang juga memperoleh nilai 448 poin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....