Pemprov Riau Optimalkan Aset Dukung Koperasi Desa
- 24 Feb 2026 21:51 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rencana optimalisasi aset daerah guna mendukung operasional Koperasi Merah Putih di SMA Negeri 2 Koto Tibun, Kabupaten Kampar. Langkah ini diarahkan agar aset milik pemerintah tidak sekadar menjadi fasilitas pasif, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menegaskan bahwa pemanfaatan aset harus memberikan dampak nyata dan terukur. Menurutnya, Koperasi Merah Putih didesain sebagai pusat layanan ekonomi terpadu berbasis komunitas, bukan hanya koperasi sekolah biasa.
“Kita ingin aset pemerintah ini produktif dan benar-benar memberi manfaat langsung. Jangan hanya menjadi bangunan tanpa kontribusi. Koperasi Merah Putih harus menjadi pusat pergerakan ekonomi lokal,” ujar Erisman, Selasa 24 Februari 2026.
Program ini mencakup penyediaan sembako murah sebagai upaya membantu pengendalian inflasi pangan, layanan klinik dan apotek desa untuk memperluas akses kesehatan, hingga fasilitas cold storage bagi hasil pertanian dan perikanan. Selain itu, koperasi juga disiapkan sebagai simpul distribusi logistik desa guna memperlancar pemasaran produk lokal.
Erisman menjelaskan, keberadaan cold storage menjadi solusi atas persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan. Selama ini, keterbatasan fasilitas penyimpanan kerap membuat hasil panen dan tangkapan tidak terserap optimal.
“Sering kali produk tidak tersimpan dengan baik sehingga kualitas menurun dan harga jatuh. Dengan cold storage, hasil pertanian dan perikanan bisa disimpan lebih lama, kualitas terjaga, dan harga jual lebih stabil. Ini akan meningkatkan daya tawar petani dan nelayan,” katanya.
Di sisi lain, penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau diharapkan menjadi penyangga ketika harga pasar bergejolak. “Kalau harga di pasaran naik, masyarakat masih punya alternatif mendapatkan sembako dengan harga lebih bersahabat. Koperasi harus hadir sebagai solusi konkret,” ungkap Erisman.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan sesuai regulasi agar pemanfaatan aset daerah berjalan aman dan berkelanjutan. Koordinasi dengan DPRD dan perangkat daerah terkait terus dilakukan untuk memastikan seluruh aspek legal dan administratif terpenuhi.
Dengan konsep terintegrasi yang menghubungkan sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi desa, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi model pengelolaan aset daerah yang produktif sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kampar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....