Pemprov Riau Perkuat Swasembada Pangan Nasional
- 10 Feb 2026 12:21 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru: Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat komitmen mendukung Program Swasembada Pangan Nasional yang telah dijalankan sejak 2025. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari penguatan infrastruktur pertanian hingga pemberdayaan petani muda di lapangan.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan bahwa program swasembada pangan difokuskan pada optimalisasi lahan pertanian melalui cetak sawah rakyat, pompanisasi, serta pengembangan sistem irigasi perpompaan dan perpipaan. Upaya tersebut didukung dengan penyediaan fasilitas irigasi, benih unggul, dan pupuk bersubsidi.
Syahrial mengungkapkan berbagai upaya yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Peningkatan terlihat pada luas tanam, indeks pertanaman, hingga luas panen dan produksi. Dampak lainnya adalah meningkatnya pendapatan petani serta kembalinya fungsi lahan sawah yang sebelumnya tidak produktif, sehingga dapat menekan alih fungsi lahan.
Pada tahun 2025, produksi padi di Provinsi Riau tercatat meningkat sebesar 4,51 persen. Dalam rentang waktu 2023 hingga 2025, produksi padi tumbuh 12,7 persen, dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton. Jika dikonversikan ke beras konsumsi, produksi beras Riau pada 2025 mencapai 133,19 ribu ton.
Meski demikian, Syahrial mengakui produksi tersebut baru mampu memenuhi sekitar 27 persen dari total kebutuhan beras masyarakat Riau. Dengan jumlah penduduk sekitar 6,7 juta jiwa, kebutuhan beras di Provinsi Riau diperkirakan mencapai 436 ribu ton per tahun, sehingga pasokan dari luar daerah masih dibutuhkan.
Untuk itu, Pemprov Riau berharap dukungan berkelanjutan dari Kementerian Pertanian, baik melalui kebijakan, pendampingan teknis, maupun penguatan sarana dan prasarana pertanian, agar peningkatan produksi pangan lokal dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan nasional,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....